Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Bejaguran Kukar 2025: Ajang Adu Prestasi, Bupati Edi Dorong Jadi Agenda Tahunan

KITAMUDAMEDIA, Tenggarong – Energi anak muda Kutai Kartanegara kembali meledak di arena Bejaguran

Kukar 2025. Ajang pertarungan penuh sportivitas ini berhasil memikat perhatian masyarakat, sekaligus menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan energi mereka.

Bupati Kukar, Edi Damansyah, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menegaskan dukungannya agar Bejaguran dijadikan agenda rutin setiap tahun.

“Kalau anak muda hobi berkelahi, jangan di jalan atau di kampung. Salurkan di ring, tunjukkan kemampuanmu. Kalau bisa jago di atas ring, itu membanggakan dan bisa jadi idola,” ujarnya disambut sorak penonton.

Gelaran yang berlangsung dua hari, 20–21 Juni 2025, di Taman Tanjong Tenggarong ini menghadirkan sejumlah pertarungan sengit. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah keberhasilan Devan Febra mempertahankan sabuk juara setelah duel menegangkan melawan Rama S.

Usai menyerahkan sabuk juara, Bupati Edi bahkan mengusulkan agar Devan diboyong ke kancah internasional.

“Kalau ada pertandingan ke Malaysia, saya minta Devan ikut. Tiket, akomodasi, makan—semua kami tanggung.

Urusan di Kuala Lumpur, Pak Rudi (Ketua AOKI) yang atur,” tegasnya, disambut tepuk tangan meriah.

Bupati Edi juga mendorong Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar untuk segera mengaktifkan kembali ring di Stadion Tenggarong Seberang. Menurutnya, fasilitas latihan yang memadai sangat penting agar para petarung muda dapat berlatih secara konsisten dan terarah.

Bejaguran, yang dalam bahasa Kutai berarti adu tinju atau bertarung, kini telah mengalami transformasi. Di tangan Pemkab Kukar, istilah ini tidak lagi sekadar adu fisik, melainkan ajang kompetisi resmi dengan aturan jelas, wasit profesional, serta sistem penilaian yang transparan.

Gelaran tahun ini menampilkan berbagai duel seru, mulai dari Dave Kahu (Protokol Kukar) melawan Taufiq (Protokol DPRD Kukar), hingga pertarungan antara Mahendra Setiawan vs Muhamad Ilham, Rahmat Nur Ibrahim vs Faruq, serta Iyel vs Alan.

Baca Juga  Najirah Pantau Pelaksanaan PPDB Tingkat SMP di Bontang

Kepala Dispora Kukar menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya hiburan semata, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda. “Kami ingin Bejaguran Kukar menjadi ruang aktualisasi bagi pemuda. Ini bukan

sekadar olahraga, tapi juga pembentukan karakter dan mental juara,” ucapnya. (adv)

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply