Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Kutim Menuju Kota Digital, Sinergi Jadi Kunci Wujudkan Smart City

KITAMUDAMEDIA, Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menunjukkan keseriusannya menuju tata kelola pemerintahan modern berbasis teknologi. Komitmen itu ditegaskan melalui kegiatan Sosialisasi Program Smart City 2025 yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Hotel Victoria Sangatta, Senin (10/11/2025).

Program ini menjadi langkah penting dalam mempercepat transformasi digital di Kutim sebagai bagian dari visi Kutim Maju 2045.

Melalui konsep Smart City, pemerintah daerah berupaya menciptakan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan terintegrasi demi kesejahteraan masyarakat.

Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setkab Kutim, Trisno, menyebut bahwa transformasi digital bukan sekadar pilihan, melainkan tuntutan zaman yang harus dihadapi dengan langkah nyata. Menurutnya, penerapan Smart City menjadi arah baru dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka dan responsif.

“Digitalisasi bukan hanya urusan teknologi, tapi soal bagaimana pemerintah bisa hadir dengan pelayanan yang cepat, mudah, dan tepat sasaran. Inilah esensi dari Smart City,” ujar Trisno dalam sambutannya.

Keberhasilan penerapan Smart City sangat bergantung pada kekuatan kolaborasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tanpa integrasi sistem dan komunikasi yang solid, kata dia, digitalisasi tidak akan berjalan maksimal.

Trisno juga mengapresiasi kinerja Dinas Kominfo Kutim yang berhasil memperluas konektivitas digital di seluruh wilayah. Saat ini, 142 desa dan kelurahan di Kutim telah terkoneksi jaringan internet, sebuah capaian yang menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan Smart Governance.

Trisno menekankan pentingnya membangun masyarakat yang adaptif terhadap perubahan teknologi. Ia menyebut, Smart City tidak akan berjalan tanpa masyarakat yang cerdas digital dan mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup.

“Masyarakat harus ikut bergerak bersama pemerintah. Dengan pemahaman digital yang baik, semua program ini akan lebih mudah diterapkan dan dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.(ADV)

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply