Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Kebutuhan Darah di RSUD Bontang Capai 150 Kantong per Bulan, Golongan O Paling Dicari

KITAMUDAMEDIA, Bontang — Kebutuhan darah di RSUD Taman Husada Bontang mencapai rata-rata 150 kantong setiap bulan. Jumlah tersebut dibutuhkan untuk memenuhi permintaan pasien dari berbagai jenis perawatan medis.

Penanggung jawab Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) RSUD Taman Husada, dr. Jayadi, mengatakan kebutuhan darah tidak bisa dirata-ratakan per hari karena sangat bergantung pada kondisi pasien dan jenis kasus yang ditangani.

“Kalau dirata-ratakan per bulan, sekitar 150 kantong. Tapi fluktuatif tergantung kondisi. Ada kalanya permintaan meningkat karena faktor penyakit tertentu,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).

Menurut Jayadi, golongan darah O menjadi yang paling banyak dibutuhkan dalam beberapa waktu terakhir. Namun, kebutuhan setiap golongan darah dapat berubah mengikuti siklus tertentu.

“Kadang golongan A yang paling banyak dibutuhkan, kadang B. Tapi akhir-akhir ini golongan O yang paling sering diminta,” jelasnya.

Ia menambahkan, peningkatan kebutuhan darah biasanya terjadi pada masa-masa tertentu, terutama ketika kasus demam berdarah dengue (DBD) meningkat.

“Kalau ada peningkatan kasus DBD, biasanya kebutuhan trombosit juga naik cukup signifikan. Itu pola yang sering kami lihat setiap tahun,” ungkapnya.

Meski demikian, pasokan darah dari PMI selama beberapa bulan terakhir masih mencukupi. Namun, pada bulan ini stok mengalami penurunan karena pasokan dari PMI berkurang.

“Beberapa waktu lalu stok cukup aman, tapi bulan ini sempat menurun karena PMI juga sedang mengatur ulang pendonor mereka,” katanya.

Untuk mengatasi hal itu, PMI mulai kembali menghubungi donor aktif dan donor lama yang sebelumnya rutin mendonorkan darah. RSUD Taman Husada juga terus berkoordinasi dengan PMI untuk memastikan ketersediaan darah tetap stabil.

dr. Jayadi mengimbau masyarakat yang memenuhi syarat agar aktif mendonorkan darah, sebab kebutuhan darah di rumah sakit akan selalu ada.

Baca Juga  Andi Satya Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan lewat Program Pemeriksaan Gratis

“Donor darah bukan hanya menolong orang lain, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan pendonornya. Kami sangat terbuka bagi siapa pun yang ingin berpartisipasi,” tutupnya.(Adv)

Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply