KITAMUDAMEDIA, Bontang – Kemacetan panjang yang melumpuhkan arus lalu lintas di Kilometer 59 Desa Perangat, poros Bontang–Samarinda, Kecamatan Marangkayu, sejak Rabu (7/1/2026) kemarin mulai berangsur terurai. Polisi memberlakukan sistem satu arah secara bergantian untuk mengurai antrean kendaraan dari dua arah.
Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Kasat Lantas AKP Purwo Asmidi mengatakan, ruas jalan tersebut pada Kamis (8/1/2026) hari ini sudah dapat dilalui kendaraan, baik berukuran besar maupun kecil, meski masih diberlakukan sistem buka tutup.
“Sudah bisa dilalui, mobil besar kecil, berganti-gantian,” ungkapnya kepada redaksi, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, kemacetan dipicu sebuah truk bermuatan batu yang mengalami kendala teknis hingga kandas di badan jalan. Akibatnya, sebagian ruas jalan tidak dapat difungsikan secara normal dan memicu penumpukan kendaraan.
Petugas kepolisian di lapangan melakukan rekayasa lalu lintas sambil menunggu kedatangan alat berat jenis excavator berukuran besar untuk mengevakuasi truk tersebut.
“Iya, masih bergantian sambil menunggu exca besar untuk evakuasi, sebentar lagi tiba di TKP,” tandasnya.
Meski antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah titik, arus lalu lintas perlahan mulai bergerak. Pengendara diimbau tetap berhati-hati serta mematuhi arahan petugas guna menghindari risiko kecelakaan.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan di lokasi masih berlangsung. Evakuasi truk kandas diharapkan segera rampung agar arus lalu lintas Bontang–Samarinda kembali normal sepenuhnya.(*)
Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir



