Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

DPRD Minta Pemkot Bontang Lebih Agresif Tawarkan Potensi Investasi

KITAMUDAMEDIA, Bontang – DPRD Kota Bontang menilai upaya menarik investasi tidak bisa hanya mengandalkan minat pelaku usaha. Pemerintah daerah diminta lebih aktif memetakan sekaligus mempromosikan potensi unggulan agar mampu bersaing menarik investor.

Pandangan itu disampaikan Anggota Komisi B DPRD Bontang, Suharno, dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanaman Modal, pada Senin (8/6/2026).

Menurutnya, pemerintah perlu memiliki kajian menyeluruh mengenai sektor-sektor potensial yang layak ditawarkan kepada investor.

Suharno mengatakan investor membutuhkan informasi yang jelas mengenai peluang usaha sebelum memutuskan menanamkan modal. Karena itu, potensi daerah harus dikemas dan dipromosikan secara terarah.

“Potensi yang dimiliki Bontang harus dipetakan dan dipresentasikan dengan baik. Investor perlu diyakinkan bahwa daerah ini memiliki peluang yang layak untuk dikembangkan,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

Ia mencontohkan sektor pariwisata alam yang masih berpeluang dikembangkan melalui kerja sama investasi. Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah dapat diimbangi dengan keterlibatan pihak swasta.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Baperida Kota Bontang, Syahruddin, mengatakan pemerintah daerah telah memiliki peta potensi investasi. Namun, tantangan yang dihadapi saat ini adalah memperluas jangkauan informasi kepada calon investor.

Menurutnya, Bontang memiliki sejumlah keunggulan strategis, mulai dari posisi di jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), keberadaan pelabuhan industri, hingga kedekatan dengan wilayah penyangga bahan baku seperti Kutai Timur dan Kutai Kartanegara.

“Posisi Bontang sangat strategis. Kita punya akses laut yang baik dan berada dekat dengan sumber bahan baku. Ini menjadi salah satu faktor yang bisa meningkatkan daya saing investasi,” jelasnya.

Syahruddin menambahkan pemerintah juga membuka peluang investasi di sektor kepelabuhanan. Keberadaan pelabuhan yang memadai dinilai dapat meningkatkan efisiensi distribusi barang dan bahan baku bagi pelaku usaha.

Baca Juga  Bukan AC, Ternyata 4 Benda di Rumah Ini yang Mengonsumsi Listrik Paling Banyak, Sering Tercolok Tapi Tidak Dipakai!

Meski demikian, ia mengakui keputusan investasi dipengaruhi berbagai faktor di luar kewenangan pemerintah daerah, termasuk kebijakan pemerintah pusat dan kondisi ekonomi global.

Menurutnya, Raperda Penanaman Modal disusun untuk memberikan kepastian hukum, perlindungan, dan kemudahan bagi investor yang berinvestasi di Bontang.

“Tujuan utama regulasi ini adalah memberikan kemudahan, kepastian, dan perlindungan bagi investor agar mereka merasa nyaman berinvestasi di Bontang,” pungkasnya. (Adv)

Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply