KITAMUDAMEDIA, Bontang – Kecelakaan beruntun yang menyebabkan meninggalnya 2 korban, serta 7 korban lainnya mengalami luka-luka kini dalam penanganan kepolisian.
Dikatakan Kasat Lantas Polres Bontang AKP Imam Syafii hingga saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan berbagai pihak termasuk memangil mekanik ahli mesin untuk memastikan penyebab utama terjadinya kerusakan pada sistem rem sehingga bus tersebut menabrak kendaraan yang ada di depannya secara beruntun saat melalui jalan S. Parman tepatnya bus berjalan dari arah tugu selamat datang Bontang menuju arah kota, kemudian peristiwa naas tersebut terjadi di traffic light depan RSUD Taman Husada, Bontang.
“Dugaan sementara rem bus tersebut bermasalah, untuk memastikan masalahnya apa kami mendatangkan mekanik ahli mesin untuk mengecek kondisi bus,” ujarnya.
Bus bernomor polisi KT 7013 XA yang dikemudikan oleh Roni Hendra (34) menabrak 3 mobil dan 3 sepeda motor diantaranya, mobil Daihatsu Xirion warna putih KT 1598 DM, mobil Toyota Hilux warna putih bernomor polisi DD 8794 KJ, mobil pick up warna biru KT 8490 CQ, mobil Toyota Inova warna putih KT 1360 DT sepeda motor Yamaha Aerox warna merah, sepeda motor Megapro warna hitam, dan sepeda motor Vario warna merah KT 4248 QD.

Saat kejadian, sopir bus pun langsung diamankan oleh kepolisian. Diketahui, bus tersebut berjalan dari arah tugu selamat datang menuju arah kota, namun sesampainya di turunan RSUD bus tersebut menyeruduk sejumlah kendaraan, bahkan menyeret salah satu korban hingga 100 meter.
“Hingga Selasa pagi ini, 2 orang meninggal dunia, 3 masuk ruang ICU,3 dalam masa pemulihan di ruang perawatan,dan 1 orang telah dipulangkan karena kondisi sudah membaik,” jelas Wakil Direktur Pelayanan RSUD Taman Husada Bontang drg Toetoek Pribadi Ekowati.
Reporter : Yulianti Basri
Editor : Kartika Anwar



