Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Pasca Kecelakaan Beruntun, Rapat Koordinasi Lintas Sektor Putuskan Traffic Light RSUD Ditutup

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pasca kecelakaan beruntun, pemerintah Kota Bontang menggelar rapat koordinasi bersama lintas sektor, pada Rabu (4/3/2020) di ruang rapat Command Center sebagai antisipasi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di jalur rawan, seperti Jalan S. Parman Kelurahan Belimbing, Bontang Barat.

Rapat yang dipimpin langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni tersebut memutuskan penonaktifan traffic light di depan RSUD Taman Husada Bontang.

Rekayasa lalu lintas akan dilakukan dengan menutup area traffic light dan memindahkan rambu putar balik ke dekat tugu selamat datang Bontang.
Dijelaskan Kasat Lantas Polres Bontang AKP Imam Syafii, simulasi akan mulai jalan dalam waktu dekat, untuk selanjutnya dilakukan pengkajian.

“ Diawal ini penutupan akan menggunakan water barrier, jadi kalau sewaktu – waktu harus dibuka bisa, karena lagi masa uji coba juga, “ jelasnya.

Upaya tersebut dilakukan sebagai aksi jangka pendek untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di area sekitar, mengingat kontur perbukitan yang rawan. Sementara rencana jangka panjang, kemungkinan akan dilakukan pemotongan bukit atau pembangunan fly over.

“ Untuk jangka pendek dengan rekayasa lalu lintas itu dulu, nanti jangka panjangnya bisa dengan pemotongan bukit atau fly over. Kita lihat saja dulu gimana hasil percobaan ini,” papar Ikhwan Agus, Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Bontang.

Sementara itu, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Kota Bontang Maretioto meminta Dishub memberi rambu dan peringatan khusus pada titik – titik rawan laka lantas, terutama di depan RSUD.

“ Mohon diberi rambu khusus atau peringatan di tanjakan dekat RSUD, misalnya silahkan gunakan persneling satu atau tentukan kecepatan maksimum, “ jelas Maretioto.

Di penghujung rapat, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni meminta seluruh pihak dapat berupaya maksimal untuk keselamatan bersama.

Baca Juga  Mantap! Gaji Honorer di Bontang Selatan Naik Setara UMK

” Harus dilakukan yang terbaik, untuk keselamatan bersama. Selain Jalan S. Parman ada area rawan lainnya yang juga harus diperhatikan, seperti di simpang Ahmad Yani dan Jalan KS Tubun, ” ungkap Wali Kota.

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda), perwakilan Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Lalulintas Polres Bontang, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Badan Perencanaan Penelitian dan Pengambangan (Bapelitbang), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim), Akademisi dan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).

Reporter : Atiek

Editor : Kartika Anwar

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply