Akibat Hoax, Banyak Pedagang Pasar Takut Divaksin Covid-19

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Rendahnya partisipasi pedagang pasar Telihan dan Taman Rawa Indah (Tamrin) dalam vaksinasi covid-19 menjadi sorotan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Dari data yang media ini peroleh, sasaran target vaksin di Pasar Tamrin 1.128 pedagang, baru 128 pedagang atau 11,35% dari target. Untuk pasar Telihan sasaran target vaksin 300 pedagang, baru tercapai 134 pedagang atau 44,67% dari target, pada vaksinasi tahap I.

Adi Permana, Juru Bicara Satgas Covid-19 mengungkapkan masih banyak pedagang pasar yang memiliki kekhawatiran terhadap vaksinasi. Bahkan banyak pedagang yang menganggap vaksin yang digunakan mengandung tripsin babi, yakni Astrazeneca. Namun, dirinya memastikan jika di Bontang hanya menggunakan vaksin Sinovac.

“Kami terkendala karena masih banyak pedagang yang takut,” ungkapnya, Jumat (11/6/2021)

Adi melanjutkan, banyak juga yang termakan hoax dan juga ada yang beralasan tidak ada yang menjaga kiosnya jika pedagang mengikuti vaksin.

“Nantinya kita akan bekerjasama dengan pihak UPT Pasar untuk mengumpulkan pedagang dan memberikan sosialisasi yang baik,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menyarankan untuk pedagang yang sudah vaksin agar diberikan tanda atau stiker di lapak dagangan mereka.

“Jadi pembeli juga tahu mana pedagang yang sudah divaksin, dan mana yang belum,” sebutnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan vaksinasi ini sangat penting bagi para pedagang. Sebab pedagang berinteraksi langsung dengan banyak orang.

“Mau tidak mau semua pedagang harus di suntik vaksin apalagi di pasar tempat kumpul orang banyak,” tutupnya.

Reporter : Lia Dewa
Editor : Kartika Anwar

Leave a Reply