KITAMUDAMEDIA, Bontang – Penataan ruang dan infrastruktur menjadi sorotan utama Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang. Sorotan ini disampaikan oleh Adrof Dita dalam rapat kerja yang berlangsung pada Sabtu (3/8/2024).
Dalam pandangannya, ia meminta pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap isu ini dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.
Adrof menyatakan keprihatinan bahwa jika kebutuhan mendesak untuk menyelesaikan pembangunan folder di RT 23, Kelurahan Tanjung Laut Indah, serta pembebasan lahan untuk proyek tersebut tidak terealisasi, akan menghambat kemajuan.
“Penataan ruang yang baik dan infrastruktur yang memadai adalah kunci untuk mengatasi masalah banjir dan meningkatkan kualitas hidup warga. Oleh karena itu, pemerintah perlu segera melakukan pembebasan lahan dengan prinsip keadilan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa tanpa penataan ruang dan penyelesaian infrastruktur yang tepat, proyek pembangunan tidak akan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Oleh karena itu, APBD Perubahan 2024 harus memprioritaskan isu-isu ini agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh warga Kota Taman.
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah, dalam kesempatan yang sama, mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan dan proyek infrastruktur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Alokasi ini merupakan bagian dari upaya untuk mengatasi isu-isu banjir yang masih menjadi perhatian masyarakat.
“Anggaran perubahan tahun 2024 sudah mencakup alokasi untuk pembebasan lahan dan proyek infrastruktur yang dirancang untuk mengurangi risiko banjir serta meningkatkan kondisi lingkungan kota,” katanya.
Najirah juga meyakinkan bahwa setiap proyek infrastruktur dan penataan ruang akan dilakukan secara efektif untuk memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Penggunaan anggaran perubahan 2024 akan difokuskan pada penyelesaian masalah-masalah yang dihadapi oleh Bontang. (Adv)
Editor : Redaksi



