Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Proyek Rp 7 Miliar Bermasalah, Tinggi Trotoar di Bontang Baru Bakal Dikikis

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Trotoar yang baru dibangun di Jalan Pangeran Suryanata, Bontang Baru, menuai sorotan. Tingginya trotoar dinilai menghambat akses ke halaman rumah dan toko, bahkan memaksa warga memarkir kendaraan di badan jalan.

Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry, mengungkapkan bahwa banyak warga mengeluhkan kondisi trotoar tersebut. Tingginya trotoar menghalangi akses masuk ke halaman rumah dan toko, sehingga mengganggu aktivitas warga.

“Dari sebulan yang lalu saya sudah tegur, ini proyek trotoarnya terlalu tinggi. Sampai saya minta ke PUPR seperti apa sih perencanaannya, ternyata betul ketinggian,” ujarnya, saat sidak ke lokasi pada Senin (6/1/2025).

Alfin menambahkan, dampak dari pembangunan trotoar yang menelan anggaran hingga Rp 7 miliar ini memaksa warga membuat akses jalan sendiri, yang akhirnya mempersempit badan jalan utama. Ia pun meminta agar trotoar segera dikikis.

“Mau tidak mau harus dikikis trotoarnya. Makanya saya selalu bilang, setiap proyek sebelum berjalan harus sudah memiliki perencanaan yang matang. Jangan begini, jadinya kan pemborosan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang, Anwar, mengonfirmasi bahwa proyek tersebut masih dalam tahap pemeliharaan selama 12 bulan. Ia berjanji akan meminta kontraktor pelaksana, yakni PT Tuah Persada Perkasa, memangkas ketinggian trotoar dan memperbaiki beberapa temuan, termasuk masalah black hole.

“Temuan hari ini akan jadi bahan catatan kami. Sebelum serah terima, kami minta disempurnakan dulu,” tuturnya.

Di lokasi yang sama, seorang warga bernama Aidin juga menyampaikan keluhan. Ia terpaksa menambahkan balok di depan tokonya agar kendaraan pelanggan dapat masuk, sebab ketinggian trotoar menghalangi akses langsung ke halaman toko.

Baca Juga  Vanessa Angel dan Suaminya Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Mobil

“Saya sampai nambahi balok sendiri biar kendaraan bisa masuk ke toko. Kalau yang dulu kendaraan bisa masuk, sekarang trotoarnya tinggi begini, pelanggan terpaksa parkir di pinggir jalan,” keluhnya.(*)

Reporter: Yulia.C
Editor: Icha Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply