Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Petani Maluhu Kembangkan Pakcoy sebagai Komoditas Baru, Bupati Kukar Turun Langsung Dukung Panen Perdana

KITAMUDAMEDIA,Tenggarong – Semangat para petani di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus tumbuh. Tak hanya bertumpu pada sektor persawahan tradisional, para petani kini mulai merambah pada budidaya hortikultura sebagai strategi diversifikasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Salah satu komoditas andalan terbaru yang mulai dikembangkan adalah sayur pakcoy, yang kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Panen perdana pakcoy yang digelar beberapa hari lalu mendapat perhatian khusus dari Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri, yang hadir langsung ke lokasi untuk memberikan dukungan moral dan motivasi kepada para petani. Kehadiran orang nomor satu di Kukar ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor pertanian menjadi prioritas dalam agenda pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan program Kukar Idaman Terbaik.

“Kami sangat mendukung pengembangan pakcoy ini. Ini langkah bagus dalam memperluas jenis komoditas pertanian yang bisa dikelola masyarakat, terutama dalam rangka menjaga ketahanan pangan dan memperkuat ekonomi lokal,” ujar Bupati Aulia di sela-sela kunjungan lapangan.

Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 13 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang aktif mengelola lahan pertanian di wilayahnya. Masing-masing kelompok telah menerima bantuan dari pemerintah daerah berupa benih pakcoy unggul, pupuk, alat pertanian, dan pelatihan teknis, guna menunjang proses penanaman hingga masa panen.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Pemkab Kukar. Bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh petani kami untuk menghasilkan panen yang berkualitas,” ujar Tri Joko, Rabu (9/7/2025).

Ia menambahkan, kehadiran pakcoy sebagai komoditas baru telah memberikan harapan baru bagi para petani, terutama dalam hal pendapatan dan pasar yang lebih fleksibel. Sayur pakcoy dinilai memiliki siklus tanam yang relatif singkat dan permintaan pasar yang stabil, menjadikannya peluang ekonomi yang menjanjikan.

Baca Juga  Polisi Ungkap Motif Adik Bunuh Kakak di KM 3 Bontang

Meski demikian, perjalanan para petani dalam membudidayakan pakcoy tidak selalu mulus. Salah satu tantangan yang unik dan cukup menyulitkan adalah gangguan dari kawanan monyet liar yang seringkali masuk ke lahan pertanian dan merusak tanaman.

“Gangguan hama ini bukan yang biasa kita hadapi seperti ulat atau jamur, tapi justru monyet liar yang turun dari kawasan hutan,” terang Joko.

Ia mengatakan bahwa saat ini pihak kelurahan dan kelompok tani tengah mencari solusi yang tetap mempertimbangkan sisi kemanusiaan dan kelestarian alam. Beberapa alternatif yang sedang dipertimbangkan antara lain penggunaan petasan pengusir atau pelatihan anjing penjaga untuk melindungi lahan tanpa membahayakan hewan liar tersebut.

Langkah Menuju Pertanian Berkelanjutan

Bupati Aulia menegaskan bahwa tantangan seperti ini harus menjadi perhatian bersama, dan pihaknya akan terus mengawal proses transisi pertanian di wilayah-wilayah seperti Maluhu agar berjalan optimal. Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan panen pakcoy ini bisa menjadi pilot project yang direplikasi di kelurahan dan desa lainnya di Kukar.

“Jika ini sukses, kita akan kembangkan ke lebih banyak titik. Kita ingin petani Kukar tidak hanya bertahan, tapi berkembang. Pertanian kita harus modern, efisien, dan menjanjikan bagi generasi muda,” pungkasnya.

Pemkab Kukar terus mendorong transformasi sektor pertanian melalui program-program yang adaptif dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Panen pakcoy di Maluhu menjadi bukti nyata bahwa inovasi lokal yang didukung pemerintah bisa menjadi motor perubahan menuju kemandirian pangan dan penguatan ekonomi desa.(Adv)

Editor: Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply