KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pemerintah Kota Bontang telah menyalurkan 66,5 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kualitas medium melalui program Gelar Pangan Murah (GPM) selama tiga bulan terakhir. Penyaluran ini dilakukan dengan dukungan Polres, Kodim, hingga Kejaksaan Negeri.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKPPP) Bontang, Debora Kristiani, mengatakan meski program ini belum mampu menurunkan harga beras di pasaran. Namun GPM tetap menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan beras lebih murah.
Beras SPHP ukuran 5 kilogram dijual Rp60 ribu melalui GPM. Harga ini jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar yang kini mencapai Rp75 ribu per kemasan.
“Namun harga beras di pasaran masih sulit turun karena sebagian besar yang dijual pedagang adalah stok lama. Mereka membeli dengan harga tinggi sehingga enggan menurunkan harga yang saat ini bertahan di Rp17 ribu per kilogram,” ungkapnya saat ditemui Kitamudamedia, Kamis (25/9/2025).
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Bontang terus berupaya menekan inflasi. Salah satunya dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), seperti yang dilaksanakan hari ini oleh DKPPP di dua lokasi, yakni Kelurahan Gunung Telihan dan Kelurahan Lok Tuan.
“Kami harapkan, warga dapat berbelanja sesuai dengan kebutuhan, agar semua kebagian, jadi tidak pemborosan,” tandasnya.(*)
Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir



