Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Rapat Evaluasi MBG Bontang, Sekolah Kompak Keluhkan Menu Sayur Mentah

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemerintah Kota Bontang menuai keluhan dari sejumlah sekolah. Dalam rapat evaluasi yang digelar Kamis (26/9/2025), perwakilan guru menyoroti menu sayuran mentah yang dinilai tidak cocok untuk anak-anak.

Salah satu perwakilan dari SDN 012 mengungkapkan, menu sayuran mentah tidak sesuai untuk siswa Sekolah Dasar (SD) maupun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Kalau sayur mentah ini anak-anak banyak yang tidak suka, kalau bisa menunya itu sayuran masak seperti sayur sop, atau tumisan worter,” ungkapnya.

Ia juga menyarankan agar porsi nasi untuk anak SD maupun PAUD dikurangi, sedangkan lauknya ditambah. Selama ini, menurutnya, hampir semua siswa menyisakan nasi mereka.

“Nasinya bisa dikurangi, Pak, lauknya kalau bisa ditambah, soalnya banyak tersisa nasinya, dan lauknya juga kalau bisa lebih bervariasi,” kata dia.

Tak hanya itu, pihak sekolah meminta pengantaran makanan tidak terlambat karena dapat mengganggu waktu belajar.

“Kalau bisa jangan sampai terlambat pengantarannya, karena butuh waktu juga membagi makanannya, bisa menganggu jam belajar,” tandasnya.

Sementara Martha, perwakilan dari Sekolah Imanuel, menyoroti kualitas makanan. Ia menilai ada menu kurang tepat karena telur direbus bersama sayuran mentah yang dikhawatirkan membawa risiko kontaminasi bakteri.

“Menu hari ini, sayur mentah, telor rebus, nasi, tempe sama timun, gak dimakan anak-anak, karena sayur dicampur sama telor takutnya terkontaminasi,” tutur Martha.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Regional Bontang, Surya Dwi Saputra, mengatakan seluruh masukan akan menjadi bahan evaluasi agar pemberian MBG lebih maksimal bagi anak-anak sekolah di Kota Bontang.

“Masukan dan kritik akan menjadi evaluasi agar pemberian MBG ini bisa lebih maksimal kepada para anak-anak sekolah di Kota Bontang,” ujarnya.(*)

Baca Juga  BKPSDM Lakukan Sinkronisasi Pangkat dengan Gaji PNS

Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply