KITAMUDAMEDIA, Bontang— Upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan olahraga otomotif di Kota Bontang mulai masuk fase serius. Tidak hanya fokus pada kompetisi, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar) kini menyiapkan sumber daya manusia (SDM) pendukung yang kompeten melalui pelatihan teknis perangkat perlombaan balap motor dan mobil.
Pelatihan berlangsung dua hari, Sabtu hingga Minggu (1–2 November 2025), di Aula Hotel Sintuk, Bontang. Sebanyak 80 peserta yang berasal dari 10 klub motor resmi di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Timur mengikuti kegiatan tersebut.
Tidak hanya teori di dalam ruangan, peserta juga mendapat pembekalan praktik lapangan yang berkaitan dengan tata kelola perlombaan, manajemen sirkuit, standar keselamatan, serta pemahaman regulasi kompetisi balap motor dan mobil.
Acara ditutup secara resmi oleh Kepala Bidang Olahraga Dispopar Bontang, Andi Parenrengi, yang menyerahkan plakat dan sertifikat kepada seluruh peserta.
“Kami ingin membekali para penggiat otomotif di Bontang dan Kaltim dengan kemampuan mumpuni dalam mengelola perlombaan, baik dari sisi teknis maupun keselamatan. Hal ini penting untuk kemajuan olahraga otomotif yang lebih tertib dan profesional,” ujar Andi.
Pelatihan ini mendapat respons positif dari peserta yang menilai kegiatan serupa masih sangat minim dilakukan padahal olahraga otomotif terus mengalami perkembangan dan memiliki basis komunitas besar.
Dispopar menyatakan pelatihan tersebut tidak akan berhenti sebagai agenda satu kali. Program penguatan SDM otomotif direncanakan berlanjut setiap tahun agar kompetisi otomotif di Bontang dapat digelar dengan standar profesional, aman, dan layak berskala daerah hingga nasional.
“Dengan SDM yang profesional dan terlatih, Bontang dapat menjadi tuan rumah berbagai event otomotif berskala besar, sekaligus memperkuat citra kota sebagai pusat olahraga dan pariwisata yang modern,” pungkasnya.(Adv)
Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir



