KITAMUDAMEDIA, Bontang — Untuk memperkuat daya saing produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Bontang, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Kota Bontang menggelar Pelatihan Penguatan Produk Ekonomi Kreatif Melalui Strategi Pemasaran Digital.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 6–7 November 2025, di Hotel Bintang Sintuk, diikuti 30 peserta yang terdiri atas pelaku usaha ekonomi kreatif, pelajar, dan mahasiswa dari berbagai sekolah serta perguruan tinggi di Bontang.
Plt. Kepala Dispopar Bontang Dasuki, melalui Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispopar Doddy Rosdiana, mengatakan pelatihan ini menghadirkan konsep kolaborasi lintas generasi dengan mempertemukan pelaku usaha berpengalaman dan generasi muda yang memiliki kemampuan tinggi di bidang teknologi digital.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk meningkatkan kapasitasnya dalam mengelola dan memasarkan produk secara digital. Sekaligus menjadi ajang kolaborasi antara generasi kreatif dan generasi digital,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan tiga sesi utama setiap harinya, yaitu Pengenalan Digital Marketing dan Platform Online, Strategi Branding dan Identitas Produk, serta praktik pemasaran produk melalui media sosial dan marketplace.
Melalui sesi workshop dan seminar interaktif, peserta diajak mempraktikkan langsung cara membuat konten promosi, mengelola toko daring, serta memahami strategi branding yang efektif untuk memperluas jangkauan pasar.
Suasana pelatihan berlangsung dinamis. Para pelaku ekonomi kreatif berbagi pengalaman dalam proses produksi dan pengembangan produk, sementara peserta muda berperan aktif dalam pembuatan konten dan strategi promosi digital. Interaksi dua arah ini menciptakan suasana kolaboratif yang menggambarkan semangat sharing knowledge antar generasi.
“Kami berharap generasi muda bisa menjadi digital promoter bagi produk-produk lokal, sementara pelaku usaha bisa menjadi mentor yang membimbing mereka memahami dunia wirausaha,” tambahnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir jejaring kolaboratif antara pelaku usaha dan generasi muda untuk menciptakan produk kreatif Bontang yang mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, bahkan global.
Dispopar Bontang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan potensi ekonomi kreatif melalui berbagai kegiatan pembinaan, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan.
“Kami percaya, kolaborasi antara pengalaman dan inovasi akan menjadi kunci kemajuan ekonomi kreatif Bontang ke depan,” tutupnya.(Adv)
Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir



