KITAMUDAMEDIA, Bontang – Muhammad Shendy Abiyyu Badi resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila (PP) Kota Bontang periode 2025–2028.
Penetapan itu berlangsung dalam Musyawarah Cabang (Muscab) II SAPMA PP Kota Bontang tahun 2025, yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Sabtu (8/11/2025) malam.
Koordinator Wilayah I SAPMA PP Kaltim, Pomario Pirade, mengatakan ketua terpilih diharapkan mampu mengobarkan semangat organisasi di kalangan pelajar dan mahasiswa.
“Bahwa di Kota Bontang ini banyak para pelajar dan pemuda intelektual yang bisa diajak untuk bergabung. Mari bersatu untuk menguatkan putra-putri daerah di era globalisasi saat ini, dan kita pemuda tak boleh jadi penonton, ayo kita rapatkan barisan,” jelasnya.
Pomario juga meminta agar Muhammad Shendy Abiyyu Badi dapat memberikan edukasi kepada pelajar SMP, SMA, hingga mahasiswa, bahwa SAPMA PP merupakan wadah pembelajaran berorganisasi di bawah naungan Pemuda Pancasila.
“Bahwa banyak organisasi kepemudaan yang bisa dirangkul, bagaimana saling membutuhkan dan bersinergi untuk memajukan Indonesia dan utamanya Kota Bontang,” harapnya.
Lebih jauh, Pomario menegaskan bahwa Pemuda Pancasila bukanlah organisasi preman. “SAPMA Pemuda Pancasila bukan kaum preman atau mafia seperti stigma yang beredar di masyarakat. Justru SAPMA di sini adalah wadah organisasi untuk mengubah stigma itu, bagaimana menciptakan pemuda-pemuda tangguh untuk memimpin organisasi dari pucuk paling rendah sampai pucuk tertinggi yang ada di kota/kabupaten hingga provinsi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua SAPMA PP Kota Bontang terpilih Muhammad Shendy Abiyyu Badi menyampaikan komitmennya melanjutkan estafet kepemimpinan dari ketua sebelumnya, Sapril Yadi.
Ia menegaskan pentingnya proses kaderisasi dan pendidikan nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar serta mahasiswa.
“Ini merupakan dorongan untuk mengembangkan SAPMA PP di Kota Bontang, bagaimana berkolaborasi dengan semua pihak. Maka SAPMA PP Kota Bontang membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa pun pemuda yang ingin berkolaborasi,” jelasnya.
Shendy menambahkan, banyak hal positif yang bisa dilakukan melalui SAPMA PP untuk mengubah stigma negatif terhadap Pemuda Pancasila.
“Seperti yang sudah saya lakukan sebelumnya, rutin melakukan gerakan simposium kebangsaan atau bakti sosial di masyarakat. Dan ini akan terus kita lakukan, sehingga lambat laun bisa mengubah stigma dan paradigma negatif di masyarakat,” tegas Shendy.
Sementara itu, Ketua SAPMA PP Bontang sebelumnya, Sapril Yadi, menitipkan harapan besar bagi kepemimpinan baru.
“Harapan saya, ketua baru terpilih bisa lebih maksimal dalam membesarkan organisasi jauh lebih baik dari apa yang telah saya lakukan dan pengurus sebelumnya,” jelasnya.(*)
Redaksi



