Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Cap Jempol Diperkuat, Kutim Mantapkan Langkah Penurunan Angka Putus Sekolah

KITAMUDAMEDIA, Kutai Timur – Pemerintah Kutai Timur (Kutim) memperkuat program Cap Jempol (Cara Pelayanan Jemput Bola Warga Belajar Program Pendidikan Non Formal) untuk memantapkan langkah penurunan angka putus sekolah dalam beberapa tahun mendatang.

Program ini menjadi fokus kebijakan daerah dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan nonformal.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan bahwa Cap Jempol merupakan bagian inti dari strategi daerah menekan jumlah anak yang berhenti sekolah.

“Kita harus memperkuat Cap Jempol karena inilah kanal utama untuk mengembalikan anak ke dunia pendidikan,” tuturnya, Sabtu (22/11/2025).

Ia menegaskan bahwa efektivitas program bergantung pada kecepatan petugas dalam mendeteksi kasus putus sekolah.

Cap Jempol melibatkan tutor kesetaraan, fasilitator lapangan, dan tenaga administrasi untuk mendampingi proses belajar warga belajar.

Program ini juga menyiapkan jalur reintegrasi ke sekolah formal apabila memungkinkan.

Layanan pendidikan nonformal melalui Cap Jempol diberikan secara gratis, termasuk materi ajar dan bimbingan intensif.

“Semua layanan kita gratiskan untuk memastikan tidak ada keluarga yang terbebani,” kata Bupati.

Kolaborasi lintas sektor terus diperkuat, terutama dengan RT, desa, dan organisasi masyarakat.

Mereka membantu mengidentifikasi anak berpotensi putus sekolah sebelum benar-benar keluar dari sistem.

Dalam pelaksanaannya, Cap Jempol banyak bekerja di wilayah yang sebelumnya belum memiliki akses pendidikan memadai.

Dengan penguatan program, Pemkab Kutim menargetkan penurunan signifikan angka putus sekolah pada akhir tahun berjalan.(ADV)

Baca Juga  Kemilau Kaltim Fest 2024 Resmi Dibuka, Wadah Kreativitas Ekonomi dan Budaya Kaltim

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply