Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Jargas Bontang Ditargetkan Mengalir Juli 2026, 10 Ribu Rumah Siap Terhubung

KITAMUDAMEDIA, Bontang — Pemerintah mulai menggerakkan persiapan pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kota Bontang. Proyek yang telah memasuki tahap sosialisasi ini ditargetkan mulai mengalir pada Juli 2026.

Dirjen Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yunando Antasari, menyampaikan bahwa pemasangan 10.553 sambungan rumah tangga tersebut akan dikerjakan oleh PT Noorel Idea, perusahaan asal Jakarta Pusat yang memenangi tender melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE).

Proyek ini menggunakan skema kontrak multiyears, dimulai dari persiapan pada November 2025, kemudian berlanjut ke tahap konstruksi pada Januari hingga Juni 2026.

“Diperkirakan Juli 2026 gas sudah mulai tersalurkan ke rumah-rumah dan seluruh pekerjaan rampung,” ujar Yunando, Selasa (9/12/2025).

Ia menjelaskan, penawaran PT Noorel Idea tercatat sebesar Rp196,7 miliar, lebih rendah dari pagu anggaran Kementerian ESDM senilai Rp215,4 miliar. Paket lelang tersebut mencakup tiga wilayah, Bontang, Demak, dan Tana Tidung.

Dari 15 kelurahan di Bontang, sebanyak 14 kelurahan masuk dalam daftar lokasi pemasangan jargas. Satu-satunya wilayah yang tidak mendapat alokasi ialah Kelurahan Bontang Lestari.

Selain jaringan pipa, pemerintah juga akan memberikan hibah satu unit kompor dua tungku kepada seluruh penerima sambungan gas. Fasilitas ini diberikan agar warga dapat langsung memanfaatkan layanan jargas tanpa harus membeli peralatan tambahan.

“Kemarin usulan 11 ribu. Tapi karena efisiensi anggaran berkurang menjadi 10 ribu sambungan. Semua fasilitas dibangun sampai ke kompornya,” tambah Yunando.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi gangguan akibat pekerjaan galian pipa di lingkungan warga. Menurutnya, seluruh permukaan yang terganggu akan dipulihkan setelah pemasangan selesai.

“Kami minta maaf karena nanti ada galian yang mungkin mengganggu aktivitas warga. Tapi semua akan ditutup kembali setelah proses selesai,” tuturnya.

Baca Juga  Kisah Survival Covid-19, Isolasi Mandiri Tanpa Bantuan Suplai Makanan hingga Berharap Surat Keterangan Sembuh

Setelah proses sanggah dinyatakan selesai, kontrak proyek jargas antara Kementerian ESDM dan PT Noorel Idea kini telah resmi ditandatangani. Dengan demikian, seluruh tahapan administrasi tuntas dan pekerjaan dipastikan mulai bergerak sesuai jadwal.

PT Noorel Idea sebelumnya juga pernah mengerjakan proyek jargas di Bontang. Namun, belum dipastikan apakah pola subkontrak akan diterapkan kembali dalam pelaksanaan proyek tahun ini.

Program jargas gratis ini diharapkan mampu memperluas akses energi bersih serta menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap LPG.(*)

Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply