Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Kerangka Manusia Ditemukan di Kebun Sawit Santan Ulu

PeKITAMUDAMEDIA, Kutai Kartanegara — Misteri hilangnya seorang warga Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, perlahan terkuak setelah kerangka manusia ditemukan di area perkebunan kelapa sawit, Ahad (18/1/2026). Temuan tersebut diduga kuat merupakan pemilik kebun yang dilaporkan menghilang sejak dua tahun lalu.

Kerangka manusia itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang melintas di sekitar kebun pada siang hari. Bagian yang terlihat lebih awal adalah tengkorak kepala yang tergeletak di lahan sawit milik warga setempat.

Penemuan tersebut kemudian direkam dan disiarkan langsung melalui media sosial Facebook oleh Abdul Latif, warga yang pertama kali melihat kerangka itu. Dalam siaran langsung sekitar pukul 12.00 WITA, ia menduga kerangka tersebut merupakan milik Malo (70), pemilik kebun sawit yang telah lama dilaporkan hilang.

“Assalamualaikum keluarga, saya menemukan bagian tengkorak kepala. Perkiraan saya ini Pak Malo, ditemukan di kebunnya sendiri,” ucap Abdul Latif dalam video tersebut.

Video itu dengan cepat menyebar luas dan menarik perhatian warga serta pihak keluarga. Tak lama kemudian, keluarga korban bersama warga sekitar mendatangi lokasi penemuan.

Informasi tersebut juga diterima aparat desa dan kepolisian. Personel Polsek Marangkayu segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan awal.

Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Kapolsek Marangkayu AKP Risal membenarkan adanya penemuan kerangka manusia tersebut. Ia menyebutkan, pihak keluarga langsung mengenali identitas korban dari pakaian yang masih melekat pada kerangka.

“Ketika keluarga datang, mereka langsung mengenali dari pakaian yang masih melekat,” ujar AKP Risal, Senin (19/1/2026).

Pihak kepolisian sempat menyarankan agar dilakukan proses identifikasi lanjutan guna memastikan penyebab kematian. Namun, keluarga korban menolak dan memilih menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Baca Juga  Ketua DPC PKB Diprioritaskan Jadi Calon Wali Kota Bontang

“Keluarga menyatakan ikhlas dan tidak ingin melanjutkan proses penyelidikan. Jenazah sudah dimakamkan,” pungkasnya.

Dengan keputusan tersebut, kepolisian tidak melanjutkan penyidikan lebih lanjut terkait penemuan kerangka manusia di kawasan perkebunan kelapa sawit Santan Ulu.(*)

Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply