Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

DPRD Bontang Kecewa Pertamina Absen, Distribusi Pertalite Diminta Dievaluasi

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Rapat untuk membahas antrean panjang dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Bontang berlangsung tanpa kehadiran pihak Pertamina yang membidangi distribusi. Kondisi itu membuat DPRD Bontang mempertanyakan efektivitas pembahasan persoalan yang belakangan dikeluhkan masyarakat.

Branch Manager SBM Kaltimut III Fuel Pertamina, Hermawan Bagus Prabowo, tidak hadir dalam rapat yang digelar di Gedung Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang, Jumat (28/8/2026).

Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry, menilai kehadiran Pertamina diperlukan agar persoalan distribusi BBM dapat dijelaskan secara langsung. Penjelasan tersebut juga dinilai penting sebagai dasar untuk merumuskan langkah penyelesaian yang lebih konkret.

“Kami berharap yang hadir adalah pihak yang memang memiliki kewenangan menjelaskan persoalan distribusi BBM. Dengan begitu, solusi yang dirumuskan bisa lebih konkret,” ujar Alfin.

Selain ketidakhadiran pimpinan Pertamina, Alfin mengungkapkan adanya laporan mengenai dugaan pemblokiran nomor telepon seorang jurnalis oleh pejabat Pertamina tersebut. Ia menilai tindakan semacam itu tidak semestinya terjadi karena dapat menghambat akses informasi yang dibutuhkan masyarakat.

“Kalau memang ada persoalan, hadapi ketika jurnalis datang untuk meminta konfirmasi. Jangan justru menghindar. Kalau memang tidak mampu menjalankan tugasnya, lebih baik mundur,” tegasnya.

Menurut Alfin, keterbukaan komunikasi antara Pertamina dan media penting dalam menyampaikan informasi kepada publik. Terlebih, persoalan distribusi BBM berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat.

Ia juga meminta Pertamina mengevaluasi pola distribusi Pertalite ke SPBU di Bontang. Evaluasi tersebut dinilai perlu untuk memastikan pasokan lebih lancar sekaligus mengurangi antrean panjang yang masih menjadi keluhan warga. (Adv)

Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir

Baca Juga  7 Manfaat Daun Pepaya, Sehatkan Kulit hingga Pencernaan

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply