Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

DPRD Bontang Usul Pertalite Dikirim Serentak untuk Pangkas Antrean SPBU

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Kota Bontang tak semata-mata soal berapa banyak Pertalite yang tersedia. Waktu kedatangan dan pola distribusi pasokan dinilai turut menentukan panjang pendeknya antrean di lapangan.

Persoalan itu menjadi sorotan Komisi A DPRD Bontang. Anggota Komisi A DPRD Bontang, Winardi, mengusulkan perubahan pola distribusi Pertalite ke SPBU untuk mengurai antrean yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Menurut Winardi, persoalan utama bukan hanya jumlah pasokan, tetapi juga waktu dan pola pengiriman BBM ke masing-masing SPBU yang dinilai belum berjalan optimal.

“Kalau distribusinya diatur lebih baik, antrean bisa jauh berkurang. Jadi bukan hanya soal kuota, tetapi bagaimana pola pengirimannya,” kata Winardi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pertamina dan pemerintah daerah, Senin (31/8/2026).

Ia mengusulkan pengiriman Pertalite dilakukan pada shift pertama dan dikirim secara bersamaan ke seluruh SPBU di Kota Bontang. Skema tersebut dinilai dapat membuat seluruh SPBU menerima pasokan pada waktu yang sama sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak harus menunggu giliran distribusi.

Winardi menjelaskan, selama ini masih terdapat jeda beberapa jam ketika stok di SPBU habis sementara mobil tangki belum tiba. Situasi tersebut kemudian membuat antrean kendaraan semakin panjang.

“Kalau barang datang lebih awal dan seluruh SPBU menerima pasokan secara bersamaan, tidak ada lagi jeda pelayanan yang membuat masyarakat harus menunggu berjam-jam,” jelasnya.

Ia berharap usulan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi Pertamina untuk memperbaiki pola distribusi BBM di Bontang. Menurutnya, distribusi yang lebih teratur dapat membantu menjaga kelancaran pelayanan sekaligus mengurangi antrean yang menjadi keluhan masyarakat. (Adv)

Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir

Baca Juga  Bos Bulog Ungkap Biang Kerok Harga Beras Tak Turun Meski Banjir Impor

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply