Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

415 Lansia di Bontang Terima Bantuan Sosial Rp1 Juta per Jiwa

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Sebanyak 415 lanjut usia (lansia) di Kota Bontang menerima bantuan sosial berupa uang tunai senilai Rp1 juta per jiwa. Bantuan ini bersumber dari Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur tahun anggaran 2024 dan disalurkan melalui Yayasan Pandu Qolby. Penyerahan bantuan berlangsung di Auditorium Taman Tiga Dimensi pada Jumat (3/1/2025).

Ketua Panitia, Suratmi, menjelaskan bahwa selain uang tunai, bantuan kebutuhan dasar juga telah diberikan kepada 199 lansia. “Bantuan uang tunai ini diberikan kepada 415 lansia yang ada di Kota Bontang, senilai Rp1 juta dari dinas provinsi Kalimantan Timur tahun anggaran 2024 melalui Yayasan Pandu Qolby. Selain itu, pagi ini juga telah disalurkan bantuan kebutuhan dasar untuk 199 lansia dengan nilai yang sama, yakni Rp1 juta. Anggaran ini direncanakan bersumber dari Dinas Sosial Provinsi Kaltim,” terangnya dalam sambutannya.

Suratmi menambahkan, bantuan ini mencakup seluruh warga lansia dari tiga kecamatan di Bontang, dengan jumlah terbanyak berasal dari Kelurahan Kanaan, yaitu 174 orang yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Bantuan ini diberikan kepada lansia yang terdata di DTKS. Sebarannya adalah Kelurahan Api-Api 2 orang, Belimbing 54 orang, Berbas Pantai 4 orang, Berbas Tengah 5 orang, Bontang Kuala 69 orang, Gunung Telihan 1 orang, Gunung Elai 101 orang, Kanaan 174 orang, Satimpo 2 orang, Tanjung Laut 2 orang, dan Tanjung Laut Indah 2 orang, total 415 lansia,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa awalnya survei geospasial dilakukan di tiga kelurahan, yaitu Belimbing, Kanaan, dan Gunung Telihan, kemudian diperluas ke Bontang Kuala.

“Awalnya kami sisir wilayah Belimbing, Kanaan, Gunung Telihan. Namun dari survei geospasial melalui Baperinda, sekitar 20 persen mengimbau agar bergeser ke Bontang Kuala. Total lansia yang telah kami survei ada 1.700 orang sejak 2022 hingga 2024,” ungkapnya.

Baca Juga  Pengedar Sabu Diamankan di Hotel Melati Sekitar Tanjung Laut

Suratmi menambahkan, data 415 penerima bantuan sosial sudah tercatat dalam geospasial dan DTKS, serta bisa dilihat melalui dashboard Peta Kita Bontang. “Dulu, tahun 2017 ada bantuan yang dianggarkan dari Pemerintah Kota Bontang, kemudian pada 2018 bantuan datang dari provinsi dan Kementerian Sosial hingga 2020,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati, mengapresiasi penggunaan teknologi geospasial dalam pendataan lansia di Bontang. Menurutnya, data ini mempermudah pemerintah dalam merancang program bantuan sosial, termasuk menggandeng pihak-pihak seperti Corporate Social Responsibility (CSR), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta perusahaan di Bontang.

“Dengan majunya teknologi, sekarang rumah bapak-ibu sudah terdata di geospasial. Bisa diketahui lokasi rumah, nama, kondisi, usia, dan apakah memiliki keluarga atau tidak. Informasi ini sangat membantu pemerintah dalam memberikan dan memprogramkan bantuan, baik melalui CSR, Baznas, perusahaan, maupun pihak lainnya yang mendukung pemerintah,” jelas Aji.(*)

Reporter: Masyrifah
Editor: Icha Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply