KITAMUDAMEDIA, Bontang – Komisi C DPRD Kota Bontang geram melihat hasil akhir proyek Tugu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Jalan Sultan Syahrir, Kecamatan Bontang Selatan, yang diklaim sudah rampung. Hasil pengerjaan dinilai jauh dari layak dan mengecewakan.
Dalam tinjauan lapangan, Senin (6/1/2025), Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang Muhammad Sahib menyoroti kualitas proyek yang dianggap asal-asalan. Ia menegaskan bahwa banyak bagian tugu yang tidak sesuai dengan desain awal serta ditemukan beberapa kerusakan.
“Kesal sekali saya lihat ini Tugu PKK, buang-buang uang saja kalau hasilnya begini. Dari jauh saja sudah kelihatan jeleknya, pokoknya pekerjaannya asal-asalan. Marah sekali saya lihat ini hasilnya,” ujar Sahib dengan nada kesal.
Sahib meminta pemerintah menahan pembayaran hingga kontraktor bertanggung jawab memperbaiki seluruh kekurangan yang ada. Bahkan, ia mengusulkan agar tugu dibongkar jika perbaikan tidak dilakukan dengan baik.
“Jangan dibayar ini proyek kalau tidak dibagusi. Bongkar bila perlu, daripada jelek dipandang. Kalau tidak dibongkar, malah tambah jelek nanti jadi tambal-tambalan. Cor-coran tidak presisi, asli kontraktornya asal jadi saja,” tambahnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Edy Prabowo, menjelaskan bahwa pengerjaan Tugu PKK secara fisik telah selesai pada Desember 2024. Namun, ia mengakui ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki selama masa pemeliharaan 12 bulan.
“Kita sudah minta kontraktor untuk memperbaiki dan menyempurnakan Tugu PKK tersebut,” ucap Edy singkat.
Senada dengan Edy, Kepala Konsultan Tugu PKK, Prasetyo, menyatakan pihaknya akan bertanggung jawab menyelesaikan perbaikan hingga tugu sesuai dengan desain awal. Ia mengakui adanya perubahan desain, namun berjanji akan mengembalikan bentuk sesuai rencana semula.
“Desain memang ada sedikit perubahan, tapi nanti akan kami kembalikan seperti semula. Hari ini, bagian atas tugu yang pecah akan kami perbaiki. Dengan masa pemeliharaan 12 bulan, waktu tersebut akan kami manfaatkan untuk penyempurnaan,” tuturnya.
Sebagai informasi, Tugu PKK dibangun dengan anggaran sebesar Rp792 juta dan dinyatakan rampung 100 persen pada akhir 2024.(*)
Reporter: Yulia.C
Editor: Icha Nawir



