Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Distanak Kukar Fokuskan Rp180 Miliar untuk Perkuat Pertanian dan Peternakan 2025

KITAMUDAMEDIA, Kutai Kartanegara — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) mengalokasikan sekitar Rp180 miliar dari anggaran 2025 untuk memperkuat sektor pertanian dan peternakan.

Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik, menjelaskan bahwa dana ini diarahkan pada pembangunan jaringan irigasi, penyediaan alat dan mesin pertanian, bantuan benih, distribusi pupuk, dan subsidi bagi petani.

“Program kami disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, hasil Musrenbang, dan aspirasi kelompok tani,” ujarnya.

Di sektor peternakan, Kukar masih memperkuat pasokan daging sapi lokal sambil mempertahankan swasembada daging ayam dan telur. Distanak juga akan mendatangkan sapi dari Bali dan Sulawesi untuk memenuhi kebutuhan Iduladha.

Subsektor hortikultura turut menjadi perhatian, dengan beberapa kecamatan menjadi sentra sayuran untuk pasar Kalimantan Timur. Dukungan irigasi, pembinaan, dan distribusi hasil panen menjadi fokus penguatan produksi.

Taufik menegaskan bahwa setiap anggaran harus tepat guna dan memberi manfaat langsung bagi petani dan peternak. “Keberhasilan pembangunan pertanian bukan hanya soal hasil panen, tapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Selain tanaman pangan dan peternakan, subsektor hortikultura juga menjadi salah satu titik perhatian dalam pembangunan pertanian 2025. Sejumlah kecamatan seperti Tenggarong Seberang, Samboja, Tenggarong, Kota Bangun, dan Sebulu telah berkembang menjadi sentra utama produksi sayuran.

Kawasan-kawasan ini menjadi penopang penting bagi distribusi sayuran segar di berbagai pasar di Kalimantan Timur. Distanak Kukar berupaya menjaga keberlanjutan produksi melalui dukungan irigasi, pembinaan petani hortikultura, serta penguatan distribusi hasil pertanian.

Di akhir pernyataannya, Taufik menekankan pentingnya efisiensi dan ketepatan penggunaan anggaran. Menurutnya, setiap program yang dijalankan harus dapat dipertanggungjawabkan secara sosial dan administrasi, dengan memastikan dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga  Ambrol, Komisi III Minta Perbaikan Jembatan Tanjung Laut Rampung Pekan Depan

 

“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang digunakan benar-benar sampai ke petani dan peternak. Keberhasilan pembangunan sektor pertanian bukan hanya soal output, tetapi juga soal manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan fokus pada penguatan infrastruktur dan pemberdayaan petani serta peternak lokal, Distanak Kukar menargetkan terjadinya peningkatan produktivitas yang signifikan pada tahun 2025. (*Adv)

Editor: Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply