Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

BPS Buka Data Kemiskinan di Kaltim yang Dipimpin Rudy Mas’ud

KITAMUDAMEDIA — Badan Pusat Statistik membuka data tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang kini dipimpin Gubernur Rudy Mas’ud.

Menurut data BPS, kemiskinan di Kaltim pada Maret 2026 turun 0,05 persen ketimbang September 2025.

Penurunan angka kemiskinan dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain ekonomi tumbuh yang positif sebesar 2,99 persen pada triwulan pertama 2026, didukung sektor perdagangan dan reparasi.

“Selain didukung perdagangan serta reparasi mobil dan sepeda motor, sektor lain yang turut mendukung adalah tingkat pengangguran pada Februari 2026 turun 0,06 persen ketimbang Februari 2025 akibat terserap di sejumlah lapangan kerja,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai di Samarinda, Senin (10/8/2026).

Dia menuturkan bahwa persentase penduduk miskin pada Maret 2026 sebesar 5,14 persen atau menurun 0,05 persen dibanding September 2025 sebesar 5,19 persen, dan menurun 0,03 persen terhadap Maret 2025.

Dia menuturkan bahwa persentase penduduk miskin pada Maret 2026 sebesar 5,14 persen atau menurun 0,05 persen dibanding September 2025 sebesar 5,19 persen, dan menurun 0,03 persen terhadap Maret 2025.

Dari presentasi ini, maka jumlah penduduk miskin pada Maret 2026 sebesar 200,64 ribu orang atau menurun 1,40 ribu orang dibanding September 2025 yang sebesar 202,04 ribu orang, namun meningkat 0,93 ribu orang dibanding Maret 2025.

Jika dirinci per wilayah, persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2026 sebesar 4,15 persen, menurun dibanding September 2025 sebesar 4,31 persen.

Sementara itu persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2026 sebesar 7,42 persen atau meningkat dibandingkan September 2025 yang sebesar 7,24 persen.

Dibanding September 2025, jumlah penduduk miskin Kaltim pada Maret 2026 di perkotaan menurun sebanyak 3,54 ribu orang, yakni dari 116,95 ribu orang pada September 2025 menjadi 113,41 ribu orang pada Maret 2026.

Baca Juga  Dinkes : Hasil Asesmen Kemenkes Bontang Masuk Level 4, Inmendagri Tetapkan Level 3

Pada periode yang sama, lanjutnya, jumlah penduduk miskin perdesaan meningkat sebanyak 2,14 ribu orang, dari 85,09 ribu orang pada September 2025 menjadi 87,23 ribu orang pada Maret 2026.

Dalam menentukan penduduk miskin, kata dia, acuannya adalah Garis Kemiskinan (GK). Sementara GK pada Maret 2026 senilai Rp935.662 per kapita per bulan.

Komposisinya adalah GK makanan senilai Rp 657.426 atau 70,26 persen, sementara GK selain makanan Rp 278.236 per kapita per bulan atau 29,74 persen.

“Pada Maret 2026, rata-rata rumah tangga miskin di Provinsi Kaltim memiliki 5,12 orang anggota rumah tangga. Ini berarti besarnya GK per rumah tangga miskin sebesar Rp 4.790.589 per rumah tangga miskin per bulan,” ujar Mas’ud.

Sumber: jpnn.com| Editor: Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply