Belum Dipakai, Bangunan Pasar Rawa Indah Retak

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Belum diresmikan, pembangunan pasar yang telah dirampungkan oleh PT Sasmito selaku kontraktor pelaksana, kini mengalami kerusakan.

Site Manager PT Sasmito Ridho mengatakan ada kerusakan pada bangunan pertama. Bentuknya berupa keretakan dinding, warna dinding memudar, plafon bocor, dan penyumbatan di pipa hidran.

“Kerusakannya ringan. Kami tetap akan perbaiki selama masa perawatan bangunan ini. Diakibatkan bangunan itu belum ditempati dengan waktu lama,” kata Ridho.

Meski telah diserahkan akhir Desember lalu kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK), namun kini masih dalam masa pemeliharaan.

Soal keretakan dinding bakal ditambal dengan semenisasi. Selanjutnya dilakukan pengecatan ulang. Pengecatan ulang ini pun berlaku terhadap sebagian titik yang warna dindingnya telah memudar.

Sementara penggantian plafon menjadi solusi bagi kebocoran atap ruangan. Adapun penyumbatan hidran diakibatkan oleh sarang burung walet yang masuk pipa tersebut.
Ridho menambahkan, kerusakan ini hanya terjadi di beberapa spot. Mulai lantai dasar hingga paling atas bangunan.

“Jumlahnya lumayan tapi kerusakan tidak mengenai struktur bangunan. Hanya aspek finishing pengerjaan,” tegas dia.

Meski telah selesai dikerjakan oleh PT Sasmito selaku kontraktor pelaksana. Namun, jadwal peresmian bangunan hingga kini belum jelas. Asisten Administrasi Umum Sekkot Bontang Sarifah Nurul Hidayati mengatakan, pihaknya belum bisa memprediksi waktu peresmian itu.
“Pastinya tahun ini. Tetapi kapannya belum bisa ditentukan,” katanya.

Dalam waktu dekat, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) bakal dipanggilnya. Tujuannya memastikan data antara jumlah pedagang yang akan dipindah dengan ketersediaan lapak dan kios di bangunan pasar.
“Supaya tidak ribut. Datanya harus dipastikan. Jangan sampai pedagang lama yang seharusnya dapat lapak tetapi tidak kebagian,” ucapnya.

Saat ini pihak kontraktor masih melakukan perbaikan ringan. Terutama yang terjadi di bangunan pasar lama. Sebab, sebagian dinding mengalami keretakan. Nurul pun telah mendatangi lokasi pengerjaan untuk memastikan kondisi bangunan.
“Retaknya dinding itu karena bangunan tidak ditempati dalam waktu lama,” terangnya.

Diketahui, pembangunan Pasar Rawa Indah menelan anggaran Rp 90 miliar. Bersumber dari APBD Bontang. Bangunan ini terdiri atas dua blok gedung. Tiap bloknya ada lima lantai dengan lebih dari 1.000 lapak.

Reporter : Yulianti Basri
Editor : Kartika Anwar

Leave a Reply