DPC Gerindra Rekomendasikan Calon Tunggal Wali Kota, Neni Moerniaeni

KITAMUDAMEDIA, Bontang – DPC Gerindra Bontang dipastikan hanya akan merekomendasikan calon tunggal sebagai bacalon wali kota ke DPD Gerindra Kaltim. Hal itu lantaran, dari dua orang yang mengembalikan formulir, hanya satu yang hadir dalam penyampaian visi misi, yakni Neni Moerniaeni.

Abdul Rahman dari Partai Nasdem Kaltim yang sebelumnya telah mengembalikan formulir, tidak hadir dalam tahapan seleksi penjaringan bacalon partai berlambang kepala garuda tersebut. Agus Haris menyebut, bahwa tidak ada alasan yang diberikan kepada pihaknya, terkait ketidakhadiran Abdul Rahman.

“Sudah dikonfirmasi baik lewat tim dan adiknya tapi sepertinya tidak bersedia hadir,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya terdapat 5 calon yang mengambil formulir diantaranya Neni Moerniaeni, Adi Darma, Basri Rase, Mulyadi, dan Abdul Rahman. Saat ditanya soal arah dukungan yang semakin jelas, Agus Haris menyebut, keputusan ada pada DPD dan DPP, pihaknya hanya mendata dan memproses hingga penyampaian visi dan misi.

“mutlak harus satu kami sampaikan karena memang hanya satu yang datang,” tegasnya.

Agus Haris juga menampik jika penyampaian visi misi bacalon wali kota Partai Gerindra tidak ada kaitannya dengan pencalonan dirinya sebagai bakal calon wakil wali kota di Partai Golkar.

“Ini murni kewajiban partai untuk melaksanakan tugas sesuai arahan DPD dan DPP, jadi tidak ada kaitannya dengan pencalonan saya ke Golkar,” terangnya.

Sementara saat disinggung mengenai pencalonan dirinya ke Golkar, Wakil Ketua II DPRD Bontang itu menyebut telah mengikuti tahapan yang harus dilalui. Ia juga mengatakan, tidak ada komunikasi khusus yang dibangun, dirinya murni mendaftar, sementara keputusan berada di tangan partai.

Berbeda dengan bacalon lainnya, Agus Haris menyebut tidak banyak melakukan sosialisasi ke kelurahan-kelurahan seperti yang diharuskan oleh Partai Golkar. Mengingat posisinya sebagai ketua partai, terlebih struktur kepengurusan Gerindra juga sampai pada tingkat kelurahan, sehingga sosialisasi hanya banyak dilakukan di internal partai saja.

“Pergerakan basis Gerindra di kelurahan sudah ada, jadi tidak banyak sosialisasi. Saya hanya khusus menyampaikan ke internal pengurus tujuan partai apa,” pungkasnya.

Reporter : Yulianti Basri

Editor : Kartika Anwar

Leave a Reply