Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Luhut Terima Telepon, Ini Arahan Jokowi Saat Resmikan Pelabuhan di Sumut

KITAMUDAMEDIA – Momen Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sedang menerima telepon kala Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan ramai dibahas di media sosial. Jokowi saat itu diketahui sedang menyampaikan arahan dalam acara peresmian tujuh pelabuhan di Sumatera Utara (Sumut).

Acara peresmian tujuh pelabuhan penyeberangan dan empat kapal motor penumpang (KMP) di Kawasan Dermaga Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Toba itu digelar pada Rabu (2/2/2022). Tayangan video mengenai peresmian tujuh pelabuhan itu juga diunggah di akun YouTube Sekretariat Presiden.

Dalam kesempatan itu, Jokowi berharap penyeberangan dan KMP yang telah diresmikan dapat mendukung keberadaan Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Tanah Air.

“Saya berharap dengan beroperasinya pelabuhan dan kapal-kapal ini akan mendukung keberadaan destinasi pariwisata super prioritas Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Aksesnya ke berbagai tempat di Danau Toba jadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih lancar,” kata Jokowi seperti dikutip dari keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Jokowi mengatakan pelabuhan penyeberangan dan KMP dibutuhkan oleh masyarakat sekitar Danau Toba untuk mendukung aktivitas dan mobilitas sehari-hari. Karena itu, kata Jokowi, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan membangun 13 pelabuhan penyeberangan yang tersebar di tujuh kabupaten.

“Pelabuhan dan kapal sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar Danau Toba untuk mendukung aktivitas dan mobilitas sehari-hari, menyeberang dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain, meningkatkan konektivitas antarkecamatan dan antarkabupaten,” kata Jokowi.

Adapun tujuh pelabuhan yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada kesempatan tersebut adalah Pelabuhan Ajibata dan Balige di Kabupaten Toba, Pelabuhan Tiga Ras di Kabupaten Simalungun, Pelabuhan Simanindo di Kabupaten Samosir, Pelabuhan Marbun Toruan/Baktiraja di Kabupaten Humbang Hasundutan, Pelabuhan Muara di Kabupaten Tapanuli Utara, dan Pelabuhan Tongging di Kabupaten Karo.

Baca Juga  Korban Tewas Virus Corona Capai 259 Orang, AS Larang WN Asing yang Pernah ke China

Di samping itu, empat KMP yang diluncurkan pada kesempatan yang sama adalah KMP Pora-pora, KMP Kaldera Toba, Bus Air KMP Asa-asa, dan Bus Air KMP Jurung-Jurung.

Penjelasan Jubir Luhut

Perihal sorotan mengenai Luhut menerima telepon saat Jokowi sambutan ini, Jubir Luhut, Jodi Mahardi, memberikan penjelasan. Dia mengatakan saat itu Luhut sedang menerima telepon dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Kepada Luhut, Budi disebut menyampaikan dua laporan, yakni soal kondisi lonjakan kasus COVID-19 yang menyangkut pembelajaran tatap muka (PTM) dan evaluasi PPKM di Jawa-Bali.

“Dari keterangan Pak Menko beliau menyampaikan bahwa saat itu beliau sedang menerima telepon dari Menkes yang sedang mengupdate kondisi lonjakan kasus yang cukup signifikan. Dalam laporan tersebut beliau menerima 2 laporan setidaknya yakni soal PTM dan evaluasi Jawa-Bali,” kata Jodi saat dimintai konfirmasi, Minggu (6/2).

Menurut Jodi, hal itu memang harus dilakukan Luhut guna memberi laporan langsung kepada Jokowi. Sebab, Jodi menilai harus ada langkah pencegahan atau mitigasi cepat yang harus diambil.

“Hal tersebut harus dilakukan tentunya untuk segera bisa dilaporkan ke Presiden untuk diambil langkah-langkah mitigasi yang cepat. Karena saat itu kebetulan Pak Menko sedang mendampingi kegiatan Presiden. Hal ini penting dilakukan sebagai bagian langkah crisis management penanganan pandemi yang harus dilakukan dengan cepat dan terukur,” kata Jodi. ( Detik )

Editor : Redaksi Kmm

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply