Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

19 Sampel dari Bontang Probable Omicron, Masyarakat Diminta Disiplin Prokes

KITAMUDAMEDIA, Bontang – 19 dari 30 sampel yang dikirim Dinas Kesehatan Kota Bontang ke Provinsi Kaltim dinyatakan probable Omicron.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang drg Toetoek Pribadi Ekowati menyatakan, hasil pemeriksaan sampel Polymerase Chain Reaction (PCR)
dari 30 orang warga Bontang, 19 diantaranya dinyatakan probable Omicron.

Hal tersebut disimpulkan setelah melalui tes S Gene Target Failure (SGTF) atau metode pemeriksaan untuk mengidentifikasi sampel varian Omicron di Provinsi Kaltim beberapa waktu lalu.

“Hasil pemeriksaan di Provinsi (Samarinda), dari 30 sampel yang dikirim, ada 19 yang dinyatakan probable Omicron atau 90 persen mengarah ke virus Omicron,” ucapnya kepada awak media, di Pendopo Wali Kota, Kemarin.

Dijelaskan Toetoek, kenapa hasil pemeriksaanya tidak terkonfirmasi 100 persen karena akurasi dari SGTF perlu ditegakkan, atau disempurnakan dengan tes WGS (Whole Genome Sequencing) yang laboratoriumnya hanya ada di Surabaya dan Jakarta.

Dari hasil tersebut, menurut Toetoek dapat menjadi atensi dini dalam mengambil kebijakan dalam proses penanganan penyebaran Covid-19, yang memang selama 2 pekan belakangan mengalami lonjakan yang tinggi.

Apalagi dari hasil tracing diketahui sudah muncul transmisi lokal. Dari itu ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyepelekan varian baru dari Covid-19 ini, dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan melaksanakan vaksinasi, khususnya masyarakat lansia

“Saya tidak bosan untuk mengingatkan, jangan sepelekan Omicron. Walaupun hasil penelitian memang tidak seberbahaya Delta, tetapi jika terpapar ke orang yang punya komorbid atau lansia juga sangat berbahaya, kuncinya prokes dan vaksinasi,” pungkasnya.

Reporter : Muh Ridwan
Editor : Kartika Anwar

Baca Juga  Jelang Lebaran Idul Adha, Sejumlah Harga Komoditi Naik

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply