KITAMUDAMEDIA – Selain jerawat, selulit juga menjadi salah satu kondisi pada kulit yang kerap dikeluhkan oleh banyak orang, terutama perempuan.
Bagaimana tidak, selulit atau kondisi yang membuat kulit nampak bergelombang atau memiliki gumpalan lemak ini dapat terlihat di beberapa area tubuh. Biasanya selulit muncul di paha, bokong, atau pinggul, yang tentu saja mengganggu penampilan.
Selulit sebenarnya tidak termasuk ke dalam lemak atau jaringan adiposa yang mengambil 10-25 persen dari total berat tubuh seseorang. Sebab, selulit adalah respons fisiologis normal terhadap penyimpanan lemak yang terjadi saat serat kolagen yang menghubungkan lemak ke kulit mulai meregang, hancur, atau tertarik.
Kondisi itulah yang lantas menyebabkan sel lemak keluar. Penampakan selulit yang tidak sedap dipandang ini pun memicu kemunculan berbagai suplemen, losion, dan produk perawatan kulit lainnya.
Produk-produk itulah yang diklaim dapat membantu mengurangi selulit, meski tidak ada bukti keefektifannya. Untungnya, kehadiran selulit sebenarnya tetap bisa diminimalisasi.
Akan lebih baik bagi kita untuk fokus
menerapkan gaya hidup sehat, seperti mengontrol berat badan, makan makanan
sehat, olahraga, dan menghidrasi tubuh demi mengendalikan penampakkan selulit.
Kondisi itulah yang lantas menyebabkan sel lemak
keluar. Penampakan selulit yang tidak sedap dipandang ini pun memicu kemunculan
berbagai suplemen, losion, dan produk perawatan kulit lainnya. Produk-produk
itulah yang diklaim dapat membantu mengurangi selulit, meski tidak ada bukti
keefektifannya. Untungnya, kehadiran selulit sebenarnya tetap bisa
diminimalisasi.
Akan lebih baik bagi kita untuk fokus menerapkan gaya hidup sehat, seperti mengontrol berat badan, makan makanan sehat, olahraga, dan menghidrasi tubuh demi mengendalikan penampakkan selulit.
Ada sembilan makanan yang bisa
mengurangi selulit, seperti ulasan berikut ini.
Blueberry
Makanan pertama yang dapat membantu mengurangi selulit adalah sayuran dan buah-buahan seperti blueberry. Kandungan di dalamnya memang dikenal dapat membantu menurunkan berat badan seseorang.
Bahkan menurut sebuah ulasan yang diterbitkan di European Journal of Nutrition, konsumsi buah dan sayuran juga dapat menurunkan risiko penyakit kronis.
Lentil
Lentil dan legume lainnya, seperti kacang hitam,
buncis, atau kacang pinto, merupakan sumber serat yang sangat baik. Selain itu,
menurut sebuah tinjauan sistematis di American Journal of Clinical Nutrition,
makanan-makanan ini dapat membantu menurunkan berat badan jika dikonsusi secara
teratur.
Pir
Pir merupakan salah satu buah dengan kandungan serat paling tinggi, tepatnya sekitar enam gram serat per butir berukuran sedang.
Hasilnya, kita pun akan lebih kenyang
jika mengonsumsi buah satu ini pada waktu mengemil atau saat makan, sehingga
membuat porsi makan bisa mengecil.
Kale
Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics pada tahun 2014 membahas tentang hal ini. Disebutkan, orang yang rutin mengonsumsi sayuran dengan warna jingga, kuning, atau berdaun hijau tua, tanpa tepung akan memiliki lemak visceral yang lebih sedikit.
Kondisi ini tentu saja dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsinya. Kale adalah salah satu sayuran dalam kategori ini.
Alpukat
Meski alpukat memiliki kandungan kalori yang tinggi, buah satu ini dapat membantu menurunkan berat badan.
Bahkan menurut sebuah tulisan di jurnal
Nutrients, perempuan yang rutin mengonsumsi sayuran dan buah, termasuk alpukat,
mengalami penurunan berat badan yang lebih tinggi dibanding yang tidak
mengonsumsinya.
Jamur
Makanan untuk mengurangi selulit lainnya adalah jamur, tumbuhan yang dapat memberi cita rasa gurih. Jamur pun bisa menjadi nutrisi tambahan pada berbagai masakan berbahan dasar daging.
Karena itulah, penggunaan jamur bisa menjadi cara sederhana untuk mengurangi kalori dari berbagai resep, seperti patty pada burger atau saus Bolognese.
Air
Meski merupakan minuman, bukan makanan,
air yang disempurnakan seperti infused water, bukan hanya akan menghidrasi
tubuh, namun juga membantu kita menghindari selulit. Jadi, pastikan untuk minum
11,5 gelas air setiap harinya untuk perempuan dan 15,5 gelas per hari bagi
laki-laki.
Pisang
Pisang merupakan sumber potasium,
mineral yang dapat membantu pengendalian pembengkakan, karena memiliki hubungan
“terbalik” dengan natrium atau garam.
Ubi
Makanan terakhir yang dapat membantu mengurangi selulit adalah ubi, sayuran bertepung yang memiliki berbagai nutrisi, termasuk vitamin A. Selain itu, ubi juga kaya akan potasium, yang dapat membantu menyamarkan selulit, yang kerap dikaitkan dengan konsumsi sodium berlebih.(Kompas)
Editor : Redaksi KMM



