KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan menyesuaikan anggaran sesuai arahan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, yang menginstruksikan pemerintah daerah melakukan efisiensi belanja daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlynawati, menyatakan bahwa Pemkot Bontang akan memilah program prioritas untuk mendukung kebijakan tersebut.
“Pemkot Bontang akan melakukan penyesuaian dulu ya, dan memilah program-program yang lebih prioritas,” ungkapnya kepada kitamudamedia.com, Sabtu (25/1/2025).
Sejalan dengan itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam, menegaskan pentingnya Pemkot Bontang mengikuti instruksi Presiden terkait efisiensi anggaran. Ia menyarankan agar pembangunan infrastruktur dan fasilitas kota menjadi prioritas utama.
“Harus diikuti instruksinya presiden, anggaran harusnya lebih prioritas ke pembangunan dan fasilitas di Bontang, bukan lebih besar ke peningkatan SDM,” ujarnya.
Rustam juga menyoroti anggaran bimbingan teknis (bimtek) yang dinilai bisa dioptimalkan dengan pelaksanaan di dalam kota. Menurutnya, kegiatan pelatihan dapat dilakukan secara lokal, sementara studi tiru baru dilakukan di luar kota jika diperlukan.
“Sebutnya jangan bimtek, studi tiru lebih tepat. Kegiatan pelatihan dan bimbingannya bisa dilakukan di dalam kota, baru nanti untuk studi tirunya bisa ke luar kota,” tambahnya.
Sebagai informasi, kebijakan efisiensi anggaran ini tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. Inpres tersebut ditandatangani Presiden Prabowo setelah memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Rabu (22/1/2025).
Reporter: Yulia.C
Editor: Icha Nawir



