KITAMUDAMEDIA, Kutai Kartanegara —Pembangunan jembatan pendamping di kawasan Jembatan Besi, Tenggarong, resmi dimulai pada Senin, 21 April 2025. Prosesi peresmian proyek strategis ini diawali doa selamat dan ritual adat Tempong Tawar yang dipimpin Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, sebagai simbol restu dan keselamatan.
Jembatan baru ini dirancang untuk mengurai kemacetan sekaligus menjadi penunjang pengembangan kawasan wisata Kukar. Bupati Kukar, Edi Damansyah, menegaskan bahwa proyek ini akan dilengkapi trotoar ramah pejalan kaki dan area sekitar akan ditata menjadi taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang asri. “Kami ingin infrastruktur ini memberikan manfaat langsung bagi konektivitas dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
RTH yang dibangun akan menjadi ruang publik multifungsi, tempat warga dapat berolahraga, berekreasi, hingga menggelar kegiatan sosial. Pemerintah mengajak seluruh masyarakat mendukung dan mengawasi proyek ini demi kelancaran dan kualitas hasil yang optimal.
Proyek ini menjadi wujud sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian nilai budaya lokal, menuju Kukar yang lebih terhubung, indah, dan berdaya saing.
Lebih lanjut, Bupati menambahkan bahwa jembatan pendamping ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, namun juga dirancang ramah bagi pejalan kaki dengan disediakannya fasilitas trotoar di kedua sisi jembatan. Fasilitas ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan serta keamanan bagi para wisatawan dan warga setempat yang melintas.
Tidak hanya itu, area di sekitar jembatan akan dikembangkan menjadi taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang asri. Keberadaan taman tersebut diharapkan dapat menjadi ruang publik yang nyaman dan multifungsi, yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk rekreasi, olahraga, maupun berbagai kegiatan sosial.
Dengan dimulainya pembangunan jembatan pendamping ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berharap dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata khususnya di Tenggarong dan sekitarnya. (*Adv)
Editor : Redaksi



