KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menargetkan predikat sebagai kota terbersih di Indonesia. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyebut langkah tersebut akan diwujudkan melalui Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku (Gesit).
“Bontang ini kecil, penduduknya juga tidak banyak. Kalau semua bersatu, saya yakin kita bisa menjadikan Bontang kota terbersih di Indonesia, bahkan dunia,” ujar Neni, Jumat (3/10/2025).
Menurutnya, dengan luas wilayah hanya 16 ribu hektare dan jumlah penduduk sekitar 191 ribu jiwa, kesadaran kolektif masyarakat bisa menjadi kunci. Neni optimistis Bontang dapat menjadi kota percontohan nasional dalam pengelolaan kebersihan.
Ia menekankan, keberhasilan program Gesit terletak pada kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah.
“Setiap acara, kotak makanan, botol plastik, semua harus dibersihkan. Jangan diserahkan kepada orang lain. Kita harus mulai dari diri sendiri,” tegasnya.
Instruksi Wali Kota yang ditandatangani 30 September 2025 memuat tujuh poin penting, yakni:
– Setiap kegiatan wajib berprinsip Sampahku Tanggung Jawabku tanpa meninggalkan sampah.
– Penyelenggara bertanggung jawab atas kebersihan lokasi, termasuk pembuangan sampah.
– Peserta kegiatan wajib mengelola sampah masing-masing.
– Panitia acara harus menyediakan fasilitas pengelolaan sampah, termasuk tempat sampah terpilah.
– Masyarakat didorong mengurangi plastik sekali pakai dan membuang sampah pada tempatnya.
– Camat dan lurah mengawasi penerapan instruksi di wilayah masing-masing.
– Semua pihak wajib melaksanakan instruksi wali kota dengan penuh tanggung jawab.
Dengan program ini, Pemkot Bontang berharap budaya hidup bersih semakin mengakar di masyarakat. “Kalau semua kompak, Bontang pasti bisa,” pungkas Neni.(*)
Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir



