
KITAMUDAMEDIA, Kutai Timur – Gerakan Pramuka kembali mendapat sorotan positif dalam Jambore Tingkat Daerah (Jamda) Kalimantan Timur Tahun 2025 di Kutai Timur (Kutim).
Dalam sambutan menjadi tuan rumah, saat upacara pembukaan, Kamis (27/11/25), Bupati Kutai Timur H. Ardiansyah Sulaiman menyebut bahwa pendidikan karakter melalui kepramukaan merupakan kunci dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia Tahun 2045.
Ardiansyah menegaskan bahwa ketahanan bangsa di masa depan ditentukan oleh kualitas generasi muda hari ini, dan Gerakan Pramuka hadir sebagai wadah pembentukan karakter yang paling lengkap, mencakup kedisiplinan, jiwa sosial, ketangguhan mental, dan patriotisme.
Pemerintah Kabupaten Kutim telah menetapkan pembinaan kepramukaan sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia jangka panjang.
Kebijakan ini dituangkan melalui penyediaan fasilitas sekretariat Kwarran di seluruh kecamatan, bantuan seragam Pramuka gratis bagi pelajar, serta digitalisasi pembinaan.
Ardiansyah menjelaskan bahwa pendidikan akademik yang kuat tidak cukup untuk mempersiapkan masa depan bangsa tanpa karakter yang kokoh.
“Ilmu pengetahuan dan teknologi hanya dapat menjadi kekuatan jika berdiri di atas karakter yang kuat dan Gerakan Pramuka menghadirkan itu,” ujar Ardiansyah.
Dirinya mengajak seluruh pelajar, pembina, dan anggota Pramuka di Kalimantan Timur untuk menjadikan Jamda 2025 sebagai titik awal peningkatan diri.
Kegiatan Jamda 2025 didesain dengan berbagai agenda edukatif, seperti workshop digital, kegiatan konservasi lingkungan, dan kompetisi ketangkasan pramuka.
“Gerakan Pramuka adalah kunci mencetak Generasi Emas Indonesia dan Kutim akan terus memberikan dukungan penuh dan tanamkan nilai Trisatya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari.”tutupnya.(ADV)



