Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Jelang Nataru, Pemkot Bontang Gelar Pasar Murah di Kanaan

KITAMUDAMEDIA, Bontang — Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) kembali menggelar pasar murah sebagai upaya menekan lonjakan harga pangan.

Kegiatan ini akan berlangsung pada Rabu (10/12/2025) di Rumah Tongkonan Toraja, Kelurahan Kanaan, Bontang Barat.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3, Debora, mengatakan pasar murah tersebut akan dibuka mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai dengan sejumlah komoditas strategis yang dijual lebih murah dibanding harga pasar.

“Pasar murah jelang nataru di Kanaan, kami sediakan beras SPHP subsidi 1 ton,” ungkapnya kepada redaksi, Selasa (2/12/2025).

Ia melanjutkan, sejumlah bahan pangan dipasok langsung dari agen dan distributor untuk memastikan harga tetap terjangkau. Beberapa komoditas pun mendapat subsidi dari pemerintah daerah.

“Ada beras SPHP, beras premium, gula, tepung, minyak goreng, telur, dan kebutuhan pangan lainnya yang kita sediakan dengan harga di bawah pasar,” ujarnya.

Berikut daftar komoditas bersubsidi dan harga jualnya:

• Beras SPHP: Rp 58.000 per sak (5 kg)

• Beras Premium Ponokawan: Rp 77.000 per sak (5 kg)

• Gulavit: Rp 18.000 per kg

• Tepung terigu: Rp 10.000 per kg

• Minyak goreng Saro 2 liter: Rp 37.000

• Telur ayam: Rp 55.000 per piring

• Cabai rawit lokal: Rp 50.000 per kg

Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih belum dapat diumumkan karena distributor masih melakukan peninjauan harga.

“Bawang merah dan bawang putih masih belum bisa kami pastikan harganya karena dari agen belum memberikan kepastian, masih bisa berubah,” tambahnya.

Debora berharap operasi pasar ini dapat membantu menekan lonjakan harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan rumah tangga meningkat. Ia memastikan kegiatan serupa akan terus digelar di beberapa titik agar dapat diakses lebih luas oleh masyarakat Bontang. (*)

Baca Juga  Jawa Tengah Tetap Jadi Lumbung Ternak Nasional di Tengah Masifnya Impor

Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply