KITAMUDAMEDIA, Bontang – Debit air sungai Bontang meluap saat banjir melanda sejak Sabtu pagi Sabtu (14/2/2026). Derasnya arus memakan korban.
Dua siswa kelas X SMA Pesantren Hidayahtullah dilaporkan tenggelam saat berada di tepi sungai yang berada di samping area Pondok Pesantren Hidayatullah, Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur.
Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 08.14 Wita. Saat itu, debit air sungai diketahui meningkat akibat hujan yang mengguyur sejak dini hari. Arus air pun mengalir cukup deras.
Pendamping pengurus pondok Abu Rozan, menjelaskan bahwa lokasi sungai berada tepat di sisi halaman pesantren dan terhubung langsung dengan aliran Sungai Bontang. Kenaikan debit air sejak pagi, ditambah kondisi banjir di sekitar lokasi, membuat arus semakin kuat dan berbahaya.
“Informasi yang kami terima, keduanya tengah bermain di sungai, salah satunya hanyut dan rekannya mencoba menolong namun takdir berkata lain keduanya ikut hanyut dan tidak selamat,” ungkapnya kepada redaksi, Sabtu (14/2/2026).
Kedua korban diketahui berinisial ST dan BL, warga Bontang yang masih duduk di bangku kelas X SMA. Diduga salah satu korban tidak bisa berenang.
Ia menuturkan, saat kejadian sesama santri langsung melapor ke pengurus pesantren, namun karena arus cukup deras, saat ditemukan keduanya sudah tidak sadarkan diri, dan langsung dibawa ke RSUD Taman Husada Bontang kemudian dinyatakan meninggal dunia. Pihak keluarga, pengurus pondok, serta aparat kepolisian tampak berada di ruang jenazah menunggu proses administrasi dan pemeriksaan.
Sementara itu, personel dari Polres Bontang yang berada dilapangan membenarkan peristiwa tersebut. Polisi masih melakukan pendalaman guna memastikan kronologi lengkap kejadian.
“Benar, saat ini kami masih menghimpun keterangan dari sejumlah pihak untuk memastikan rangkaian peristiwa,” ujar Agung.

Proses evakuasi korban oleh warga. (Ist)
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di sekitar aliran sungai yang debit airnya meningkat akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Saat ini satu jenazah sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan dan satu lagi tengah di mandikan dan akan disholatkan di pesantren kemudian diserahkan ke pihak keluargauntuk dimakamkan.
Reporter : Yulia.C | Editor : Redaksi



