Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Data Anak Autisme di Bontang Dinilai Masih Minim

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Komisi A DPRD Kota Bontang menyoroti minimnya data anak dengan gangguan spektrum autisme saat mengunjungi Autis Center atau PLA Bontang, Selasa (19/5/2026).

Sekretaris Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal, menilai pemerintah daerah perlu segera melakukan pendataan menyeluruh agar program penanganan dan intervensi bisa tepat sasaran.

Menurutnya, data yang akurat penting untuk mendukung kebijakan di bidang pendidikan, kesehatan, hingga pendampingan sosial bagi anak berkebutuhan khusus.

“Pendataan harus dilakukan secara serius supaya pemerintah punya gambaran jelas terkait kondisi di lapangan dan langkah penanganannya,” ujarnya.

Saeful mengatakan, kasus autisme kini semakin banyak ditemukan di masyarakat. Karena itu, ia mendorong adanya kajian komprehensif guna mengetahui faktor-faktor yang diduga memengaruhi peningkatan kasus autisme di daerah.

Ia juga menekankan pentingnya penanganan sejak dini agar tumbuh kembang anak dapat didampingi secara optimal. Selain itu, edukasi kepada masyarakat dinilai perlu untuk mencegah stigma dan perlakuan diskriminatif terhadap anak penyandang autisme.

“Anak-anak ini tetap harus mendapatkan kesempatan yang sama dalam pendidikan dan kehidupan sosial,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparuddin, menyebut saat ini terdapat 19 anak yang menjalani terapi dan pendampingan di Autis Center Bontang.

Menurutnya, setiap peserta mendapat layanan terapi secara terjadwal bersama terapis untuk membantu perkembangan kemampuan dan tumbuh kembang anak.

“Saat ini ada 19 peserta yang rutin mendapatkan pendampingan dan terapi sesuai jadwal,” kata Saparuddin.

Ia menambahkan, pihaknya mendukung jika dilakukan penelitian atau kajian lanjutan terkait autisme di Kota Bontang. Namun, penelitian mengenai faktor penyebab bukan menjadi kewenangan Disdikbud. (Adv)

Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir

Baca Juga  Sambut New Normal, Bioskop Siapkan Protokol Kesehatan

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply