KITAMUDAMEDIA, Bontang – Salat Zuhur berjamaah, tadarus, hingga program infak menjadi bagian dari rutinitas siswa SDN 009 Bontang Selatan. Sekolah juga memberikan pendampingan khusus bagi siswa yang belum mengikuti kegiatan mengaji di luar sekolah.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum SDN 009 Bontang Selatan, Umi Qoalsum, mengatakan kegiatan keagamaan telah menjadi agenda harian. Selain salat Zuhur berjamaah yang dilaksanakan setiap hari, siswa juga mengikuti kegiatan keagamaan dan infak setiap Jumat.
“Salat Zuhur berjamaah rutin dilaksanakan setiap hari, mengaji juga kami rutin karena ada guru agama yang membimbing,” ujarnya, ditemui beberapa waktu lalu.
Menurut Umi, kemampuan membaca Al-Qur’an siswa berasal dari latar belakang yang beragam. Sebagian belajar dengan metode Umi, Iqra, maupun Qiraati di tempat mengaji masing-masing. Karena itu, sekolah memprioritaskan pembinaan bagi siswa yang belum memiliki kegiatan mengaji tambahan di luar sekolah.
Siswa tersebut mendapat pendampingan langsung dari guru agama setelah jam pelajaran berakhir.
“Yang lebih diprioritaskan adalah anak-anak yang tidak mengaji di luar sekolah. Mereka dibimbing langsung oleh guru agama,” jelasnya.
Selain kegiatan harian, sekolah juga menggelar program pembiasaan keagamaan dan kebersamaan setiap bulan. Kegiatan itu meliputi salat Duha berjamaah, doa bersama, jalan sehat, dan kerja bakti di lingkungan sekolah.
Program yang biasanya berlangsung pada minggu keempat setiap bulan tersebut juga menghadirkan penceramah untuk memberikan penguatan karakter kepada siswa.
“Kalau cuaca mendukung, kegiatan dilakukan di lapangan. Namun jika hujan, dipindahkan ke dalam kelas agar tetap bisa berjalan,” katanya. (Adv)
Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir



