Sumaryono Kunjungi Jemaah Umroh Asal Bontang, Korban Travel Bodong

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Puluhan Jemaah haji asal Bontang terlantar. Mereka yang seharusnya sudah menjalani ibadah umrah,  justru masih meratapi nasib di Jakarta, usai travel yang digunakan tidak memberikan kepastian keberangkatan ke tanah suci. 

Setelah ditelusuri, travel DTG Bontang dikatakan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Ali Mustafa  bahwa travel tersebut belum mengantongi izin dari Kementrian Agama.

“Izinnya belum keluar sampai sekarang,” tandasnya.

Kasus ini pun mendapat perhatian dari Anggota komisi 2 DPRD Bontang Sumaryono, dengan mendatangi langsung lokasi korban travel haji bodong asal Bontang. 

“Kalau  jemaah tidak  jadi diberangkatkan, proses hukum harus tetap berjalan karena ini ada unsur penipuan, dan juga uang kembali,” katanya.

Untuk diketahui, jumlah jemaah yang dijanjikan untuk berangkat umroh sejumlah 46 orang, namun 4 orang diantaranya telah kembali ke Kota Taman. 

“Selebihnya dijanjikan berangkat Minggu nanti. Kalau tidak jadi berangkat, mereka akan dipulangkan ke Bontang,” tambahnya.

Sebelumnya, para jemaah diminta membayar uang senilai Rp 25 Juta. Di tengah perjalanan, pihak travel kemudian meminta tambahan Rp 1,2 Juta dan Rp 6 Juta saat berada di Bandara, dengan dalih kilang minyak Arab mendapat serangan bom, jika tidak membayar, maka jamaah terpaksa tidak akan diberangkatkan. 

“Sudah tugas saya sebagai wakil rakyat, semoga kasusnya cepat selesai, dan korban mendapatkan kembali haknya,” pungkasnya. (APL/KA)

Leave a Reply

Hi Kawula Muda
Powered by