Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Komisi III Tinjau Pembangunan Gedung SMP Negeri 1 Bontang, Progres 73 Persen

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Komisi III DPRD Kota Bontang melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek pembangunan SMP Negeri 1 Bontang, Senin (11/12/2023). Dari pantau lapangan, gedung lantai tiga tersebut belum selesai, padahal tenggat waktu pengerjaan berakhir per tanggal 11 Desember 2023.

Ketika ditanya progres pembangunan, Iwan perwakilan kontraktor, CV Amira Mandiri menjelaskan progres pembangunan mencapai 73 persen. Lambatnya pembangunan gedung berlantai tiga tersebut dikatakan Iwan akibat singkatnya waktu pengerjaan yang diberikan. Durasi waktu 7 bulan yang diberikan termasuk perencanaan dari pihak konsultan, tentu sangat pendek. Padahal perkiraan pada umumnya pembangunan gedung tiga lantai sekolah minimal diperlukan 10 bulan pengerjaan.

“Jangka waktu yang diberikan dari konsultan perencana hanya 7 bulan adapun perpanjangan waktu hanya sampai pada bulan ini saja sedangkan pengalaman kami pengerjaan pembangunan minimal 10 bulan bahkan tukang-tukang Bontang sempat saya tanya sanggupnya mengerjakan 11 bulan 12 bulan pengerjaan,” ucapnya.

Meski begitu kata Iwan, pihaknya tidak diberi perpanjangan waktu, sehingga pengerjaan dimaksimalkan hanya sampai malam hari (11/12/2023).

Hambatan lain, kata Iwan terkait ketersedian tiang pancang yang susah untuk dipenuhi. “Tiang pancang juga susah, kami harus rebutan, banyak pembangunan yang bersamaan termasuk IKN juga,” jelasnya.

Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina menyayangkan hal tersebut. Ia akan mendesak pihak pemerintah Kota Bontang untuk melakukan evaluasi terkait teknis waktu kontrak, agar hal serupa tidak terjadi lagi.
“ Kejadian ini akan jadi evaluasi kami (DPRD Bontang) dan akan segera kita rapatkan bersama Pemkot Bontang,” ungkap Amir.

Amir berharap ada solusi yang dapat diambil, sehingga bangunan tersebut dapat dimanfaatkan maksimal. “Coba nanti kami bahas, siapa tahu solusi,” jelasnya.

Senada, Faisal, anggota Komisi II DPRD Kota Bontang memberi catatan kepada pemerintah Kota Bontang. Menurutnya pemkot Bontang harus lebih bergerak cepat untuk proyek – proyek pembangunan serupa, agar tidak terjadi peristiwa yang sama dengan gedung SMP Negeri 1 ini. Sebaiknya proyek pembangunan harus dimulai pada Januari, awal tahun.

Baca Juga  Ada di Kaltim, Kilang Minyak Raksasa Bakal Beroperasi Tahun Depan

“Sudah dijelaskan, kendala pihak kontraktor bukan soal finansial, tapi karena waktu pengerjaan yang singkat, ini jadi pembelajaran pemerintah, juga untuk komisi III pada saat ada kegiatan yang sangat besar semua harus di awal di Januari,” ucap Faisal pada saat sidak dilakukan (11/12/2023).

Reporter : Desty NA
Editor : Kartika Anwar

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply