Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Pemkab Kukar Siap Jadi Lokomotif Swasembada Pangan di Kalimantan Timur

KITAMUDAMEDIA, Balikpapan — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) kembali menegaskan perannya sebagai motor penggerak ketahanan pangan di Kalimantan Timur. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kukar, H. Rendi Solihin, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Swasembada Pangan Kaltim yang dipimpin oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, pada Kamis (8/5/2025) di Auditorium Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan.

Didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik, Wabup Rendi mengungkapkan bahwa Kukar tidak datang dengan tangan kosong. Berbagai langkah strategis telah disiapkan, mulai dari optimalisasi lahan pertanian, perluasan tanam (LTT), program optimalisasi lahan (Oplah), hingga penguatan Brigade Pangan yang melibatkan generasi muda tani.

“Kami siap menyambut visi besar Kementan untuk mewujudkan swasembada pangan. Kukar punya potensi besar, tapi tantangan kami bukan hanya soal lahan — melainkan juga ketersediaan SDM terampil, bibit unggul, teknologi pertanian modern, hingga sistem irigasi yang memadai,” tegas Rendi Solihin.

Dalam mendukung percepatan swasembada pangan, Pemkab Kukar tak hanya berfokus pada pengembangan lahan, tetapi juga mengakselerasi penggunaan teknologi pertanian. Sejumlah bantuan alat dan mesin pertanian seperti hand tractor, rice transplanter, hingga pompa irigasi telah disalurkan ke petani di Marangkayu, Samboja, Tenggarong, dan Anggana.

“Kami ingin petani Kukar naik kelas. Itulah mengapa semua program diarahkan untuk meningkatkan produktivitas secara nyata dan melibatkan petani muda sebagai ujung tombaknya,” terang Muhammad Taufik.

Pemkab Kukar juga menjadi pelopor dalam program Brigade Pangan, sebuah inisiatif strategis pemerintah pusat untuk mendongkrak hasil panen melalui pendekatan modern dan kolaboratif.

Sebagai bentuk konkret kolaborasi lintas sektor, Pemkab Kukar bersama Kodim 0906/KKR dan Kodim 0908/Bontang telah menandatangani Nota Kesepakatan dalam program “TNI Membangun Daerah Berkelanjutan”. Ini menjadi langkah monumental dalam memastikan bahwa pembangunan sektor pertanian berjalan paralel dengan peningkatan kesejahteraan petani lokal.

Baca Juga  Opsi Terakhir, Uji KIR Pakai Arena Terbang Layang, Pemkot Siapkan 5 Miliar

Salah satu program unggulan, Optimalisasi Lahan (Oplah) yang dibiayai oleh APBN, menargetkan pengembangan 2.392 hektare lahan rawa di empat kecamatan Kukar. Petani milenial juga dilibatkan sebagai bagian dari strategi regenerasi tani — memastikan keberlangsungan sektor pertanian dalam jangka panjang.

Partisipasi aktif Pemkab Kukar dalam Rakor bersama Menteri Pertanian menunjukkan tekad kuat untuk tak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama dalam mewujudkan Swasembada Pangan Kaltim. Dengan potensi lahan yang luas, dukungan kebijakan, dan kemitraan strategis, Kukar optimis mampu menjadi sentra produksi pangan utama di Kalimantan Timur, bahkan secara nasional.

“Kami tidak ingin program ini berhenti di rencana. Dengan sinergi pusat dan daerah, Kukar siap hadir sebagai tulang punggung ketahanan pangan Indonesia Timur,” tutup Rendi Solihin dengan penuh semangat. (Adv)

Editor : Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply