Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

RTKD 2025: Langkah Strategis Pemkab Kukar Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan dan Tekan Pengangguran

KITAMUDAMEDIA, KUTAI KARTANEGARA – Dalam upaya memperkuat sektor ketenagakerjaan dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus bergerak proaktif dengan menyusun dan mensosialisasikan Rencana Tenaga Kerja Daerah (RTKD) 2025. Kegiatan sosialisasi yang digelar di Hotel Grand Fatma, Rabu (18/6/2025), menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih terarah, inklusif, dan berbasis data.

Melibatkan unsur pemerintah, pelaku usaha, akademisi, serta masyarakat, RTKD 2025 menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Kukar untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas dan tenaga kerja yang kompetitif.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, mewakili Bupati Edi Damansyah, ditegaskan bahwa penyusunan RTKD bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan strategi masa depan untuk membangun ketahanan tenaga kerja lokal.

“RTKD 2025 disusun dengan pendekatan menyeluruh. Kita tidak bisa menyelesaikan masalah pengangguran hanya dengan pelatihan singkat. Kita butuh sinergi lintas sektor, data yang akurat, serta proyeksi yang realistis terhadap kebutuhan dunia kerja,” ujar Sunggono.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kukar pada 2023 sebesar 4,05%, turun tipis dari tahun sebelumnya. Namun angka ini masih menjadi tantangan yang harus segera diatasi.

Melalui RTKD 2025, Pemkab Kukar akan melakukan pendataan menyeluruh terhadap kebutuhan tenaga kerja di sektor formal dan informal. Analisis ini akan menjadi dasar dalam merancang berbagai program strategis seperti pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, dan pengembangan sektor-sektor unggulan daerah.

“Program ini akan menjadi peta jalan bagi kebijakan ketenagakerjaan yang adaptif terhadap dinamika pasar kerja,” tambah Sunggono.

RTKD 2025 didesain sebagai instrumen kolaboratif yang mempertemukan peran pemerintah daerah sebagai perumus kebijakan, dunia usaha sebagai penyedia lapangan kerja, akademisi sebagai mitra riset, serta masyarakat sebagai penerima manfaat langsung.

Baca Juga  Harga Cabai di Bontang Naik Hingga Rp 90 Ribu DKP3 : Faktor Cuaca Buruk

Kehadiran Rini Nurhayati, Koordinator Perencanaan Tenaga Kerja Makro dari Kementerian Ketenagakerjaan RI, turut memperkuat pentingnya pendekatan terintegrasi dalam perencanaan tenaga kerja berbasis wilayah.

Sunggono menegaskan bahwa RTKD 2025 tidak boleh berhenti sebagai dokumen perencanaan semata. Evaluasi berkala dan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan akan menjadi kunci keberhasilan implementasinya.

“Kita ingin RTKD 2025 menjadi pedoman kerja yang hidup, bukan hanya wacana. Ini adalah komitmen kita bersama untuk menciptakan lapangan kerja yang relevan dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kukar,” tegasnya.

Melalui sosialisasi ini, Pemkab Kukar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memahami dan mendukung RTKD 2025 sebagai langkah nyata menuju masa depan ketenagakerjaan yang lebih baik. Masyarakat diharapkan aktif berpartisipasi dalam program pelatihan, pengembangan keterampilan, dan penciptaan wirausaha lokal yang tangguh.

RTKD 2025 adalah komitmen nyata Pemkab Kukar dalam membangun sumber daya manusia unggul, menurunkan pengangguran, dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Mari dukung bersama langkah strategis ini demi masa depan tenaga kerja Kukar yang lebih cerah dan kompetitif! (Adv)

Editor : Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply