KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Baznas Kota Bontang menyalurkan bantuan kepada anak yatim serta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Sebanyak 100 anak yatim menerima santunan berupa perlengkapan sekolah, seperti tas, sepatu, dan seragam. Selain bantuan material, mereka juga mendapatkan dukungan moral agar tetap bersemangat dalam menempuh pendidikan. Sementara itu, 50 pelaku UMKM memperoleh bantuan modal usaha dengan nilai bervariasi, mulai dari Rp2 juta hingga Rp3 juta, sesuai kebutuhan masing-masing.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan apresiasi kepada Baznas RI, Baznas Kota Bontang, serta sponsor PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart-Alfamidi) yang turut mendukung program ini. Menurutnya, penyaluran bantuan tersebut bukan hanya bentuk santunan, melainkan simbol kepedulian dan gotong royong.
“Bantuan ini adalah pelukan hangat dari kami semua untuk anak-anak yatim di Bontang. Pesannya jelas, mereka tidak sendiri. Ada kami Pemerintah yang peduli dan mendukung agar mereka terus bersemangat meraih cita-cita,” ujar Neni, Senin (1/9/2025).
Ia juga menekankan peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. “Modal usaha yang disalurkan diharapkan menjadi stimulus agar UMKM semakin mandiri, berdaya saing, dan mampu memperkuat perekonomian lokal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Neni menilai program ini sebagai bukti nyata optimalisasi infak masyarakat, khususnya yang dihimpun melalui donasi pelanggan Alfamart dan Alfamidi di seluruh Indonesia. Menurutnya, kontribusi kecil dari masyarakat yang dikumpulkan secara konsisten dapat memberikan manfaat besar bagi anak yatim dan pemberdayaan UMKM.
Di akhir, ia mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung program kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi. “Dengan bersatu, kita mampu membangun Kota Bontang yang lebih sejahtera,” tutupnya.(*)
Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir



