KITAMUDAMEDIA, Bontang – Kota Bontang kini memiliki produk kebanggaan baru. Minyak goreng lokal merek Saro resmi hadir di pasaran, membawa harapan baru bagi masyarakat yang sebelumnya kerap menghadapi kelangkaan dan lonjakan harga minyak goreng.
Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, menilai kehadiran minyak goreng Saro patut diapresiasi. Menurutnya, produk asli daerah tersebut tidak hanya mampu menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kemandirian dan kebanggaan Bontang.
“Produk ini membuktikan peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk bersaing dengan merek nasional,” ujar Rustam, Selasa (30/9/2025).
Ia menambahkan, Saro menjadi bukti nyata potensi UMKM Bontang yang terus berinovasi. Rustam menegaskan, keberhasilan produk ini bisa menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain untuk memaksimalkan potensi lokal.
“Jangan hanya bergantung pada gas alam. Usaha lokal harus kreatif dan mampu mengembangkan potensi daerah, mudahan bisa terus bertahan dan berkembang,” tegasnya.
Rustam juga mengingatkan, Bontang pernah mengalami krisis minyak goreng akibat distribusi nasional yang fluktuatif. Dengan hadirnya Saro, masyarakat kini memiliki alternatif pasokan yang lebih terjamin.
Meski masih dalam skala kecil, produksi Saro disebut telah melalui serangkaian standar ketat. Mulai dari izin BPOM, label halal, uji kesehatan, hingga prosedur sanitasi untuk memastikan kualitas dan keamanan produk bagi konsumen.
Kehadiran minyak goreng lokal ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan daya saing UMKM di pasar lokal. Rustam optimistis, keberhasilan Saro akan membuka jalan bagi produk-produk Bontang lainnya untuk menembus pasar yang lebih luas.
Menurutnya, Bontang kini bukan hanya dikenal sebagai kota gas dan energi, tetapi juga sebagai kota dengan kreativitas warganya yang mampu melahirkan produk bermanfaat langsung bagi masyarakat.
“Mudahan nanti pabriknya bisa lebih besar, asal konsisten,” tandasnya.(*)
Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir



