KITAMUDAMEDIA, Bontang — Pemerintah Kota Bontang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat langkah percepatan pemulihan pascabencana. Salah satunya dengan membentuk Tim Jitupasna (Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana) yang secara resmi dibentuk pada Selasa (25/11/2025) di Kantor BPBD Bontang.
Tim ini melibatkan berbagai instansi teknis lintas sektor untuk memastikan proses pemulihan dapat berlangsung cepat, tepat, dan terukur.
Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Usman, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Andi Suharto Mori, menyampaikan bahwa tim akan bergerak segera setelah wilayah ditetapkan dalam status tanggap darurat hingga masa transisi menuju pemulihan. Kehadiran tim ini dinilai mampu menguatkan koordinasi dan mempercepat penyediaan data yang dibutuhkan pemerintah untuk menetapkan langkah penanganan secara komprehensif.
“Tim ini akan langsung bekerja ketika status tanggap darurat ditetapkan. Pada fase tersebut, kebutuhan akan data kerusakan, kerugian, dan kebutuhan pemulihan harus segera tersedia agar keputusan dapat diambil secara cepat dan tepat,” ungkap Andi.

Rapat pembentukan Tim Jitupasna
Ia menjelaskan bahwa proses pengkajian kebutuhan dilakukan melalui lima sektor utama, yaitu perumahan, infrastruktur, ekonomi, sosial, serta sektor lintas pelayanan dasar seperti pendidikan. Tiap sektor akan dipimpin oleh tim teknis yang bertugas melakukan pendataan menyeluruh di lapangan, mulai dari kondisi bangunan dan fasilitas publik hingga dampak sosial ekonomi yang dirasakan masyarakat.
“Pendataan dilakukan secara detail agar perencanaan pemulihan, baik jangka pendek maupun jangka panjang, memiliki dasar yang kuat dan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat terdampak,” tambahnya.
Rapat pembentukan tim turut dihadiri sejumlah perangkat daerah, di antaranya Bapperida, BPKAD, Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, DLH, Dinas Perhubungan, serta perwakilan kecamatan. Seluruhnya akan berperan sebagai tim teknis sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Foto bersama perangkat daerah usai pembentukan Tim Jitupasna
Andi berharap keberadaan Tim Jitupasna dapat meningkatkan kualitas kolaborasi antarinstansi sekaligus mempercepat penyusunan RP3P (Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana) sebagai dokumen penting arah pemulihan.
“Tim ini dibentuk agar seluruh proses pemulihan berjalan lebih terarah dan benar-benar menjawab kebutuhan warga terdampak,” tutupnya.(Adv)
Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir



