Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Saudia Airlines Perpanjang Pembatalan Penerbangan ke Delapan Rute

KITAMUDAMEDIA — Maskapai penerbangan Arab Saudi, Saudia Airlines, Senin (2/3/2026), mengonfirmasi bahwa penerbangan ke dan dari Amman, Kuwait, Dubai, Abu Dhabi, Doha, Bahrain, Moskow, dan Peshawar masih dibatalkan. Ini akibat perkembangan situasi regional yang sedang berlangsung, khususnya terkait perang AS-Israel melawan Iran.

Dikutip dari Saudi Gazette, dalam pernyataan yang dirilis pada 2 Maret, maskapai tersebut menyatakan bahwa pembatalan telah diperpanjang hingga 4 Maret pukul 23.59 GMT.

Saudia mengatakan bahwa para penumpang yang terdampak sedang diberi pemberitahuan secara langsung. Para penumpang disarankan untuk memeriksa status penerbangan mereka sebelum menuju bandara.

Maskapai itu menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak tetap menjadi prioritas tertinggi. Selanjutnya, pembaruan lebih lanjut akan diberikan jika diperlukan.

Jamaah umrah Indonesia

Saudi merupakan salah satu maskapai yang rutin mengangkut dan mengantar jamaah umrah Indonesia. Meski demikian, di tengah konflik ini, proses pemulangan jamaah umrah Indonesia tidak terlalu terdampak.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Indonesia mengamati situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang masih memanas dan dinamika penerbangan. Kini pemerintah berfokus pada keselamatan, keamanan dan perlindungan bagi jamaah umrah.

Pemerintah memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara terukur, terkoordinasi, dan mengutamakan keselamatan jamaah. Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha mengatakan, proses kepulangan jamaah terus berjalan secara bertahap.

“Sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2026, sebanyak 6.047 jamaah telah kembali ke Tanah Air dengan aman. Pemerintah terus mengawal proses ini agar seluruh jamaah dapat pulang secara bertahap dan tertib,” ujar Ichsan di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Ichsan mengungkapkan, pada Sabtu (28/2/2026) terdapat 4.200 jamaah umrah yang kembali ke Tanah Air menggunakan 12 penerbangan. Sementara pada Ahad (1/3/2026) terdapat 2.047 jamaah umrah yang pulang ke Tanah Air menggunakan lima penerbangan.

Baca Juga  Pengedar di Bontang Baru Tertangkap, Polisi Amankan 3 Gram Sabu

Adapun calon jamaah umrah yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji pada 18 April 2026 berjumlah 43.363 orang yang berasal dari 439 PPIU.

“Kami memastikan setiap PPIU menjalankan kewajibannya secara penuh, mulai dari pemberangkatan, pelayanan selama di Arab Saudi, hingga kepulangan jamaah. Tanggung jawab itu tidak boleh diabaikan,” ucap Ichsan.

Pemerintah juga meminta agar komunikasi antara PPIU dan jamaah terus dijalin dengan baik.

“Kami mengajak jamaah dan PPIU untuk saling memahami. Yang utama adalah memastikan seluruh jamaah tetap aman, terlayani, dan mendapatkan kepastian,” katanya.

Terkait aspek perlindungan, pemerintah menegaskan bahwa negara hadir. Jamaah yang mengalami kendala perlindungan, persoalan hukum, atau kondisi darurat di Arab Saudi maupun negara transit diminta segera menghubungi KBRI atau KJRI setempat.

“Kami bersama Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan perwakilan RI di luar negeri untuk memastikan setiap persoalan jamaah ditangani cepat dan tepat. Kami meminta seluruh jamaah tetap tenang dan mengikuti arahan resmi,” ujar Ichsan.

Demi mengutamakan aspek keselamatan dan perlindungan jamaah, Kemenhaj mengimbau jamaah umrah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya hingga kondisi di Timur Tengah kembali kondusif.

Sumber: republika.co.id| Editor: Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply