Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Jelang Ramadan, Harga Cabai di Bontang Tembus Rp100 Ribu per Kg

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, harga cabai di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), Bontang, melonjak hingga Rp100 ribu per kilogram. Kenaikan terjadi dalam sepekan terakhir dan menjadi yang paling mencolok dibanding bahan pokok lainnya.

Berdasarkan pantauan di Pasar Tamrin dan sejumlah lapak pedagang, harga cabai rawit yang sebelumnya Rp40 ribu–Rp50 ribu per kilogram kini dijual Rp85 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang, Ririn, mengatakan kenaikan sudah terjadi beberapa hari terakhir dan lazim terjadi menjelang Ramadan hingga Lebaran.

“Sudah dari beberapa hari lalu naik harganya, bahkan banyak pembeli yang bilang kalau ada dapat harga sampai Rp100 ribu. Kalau saya jual Rp85 ribu, mepet untungnya. Biasanya memang menjelang puasa permintaan juga meningkat,” ujarnya kepada redaksi, Selasa (17/2/2026).

Selain cabai, sejumlah bahan pokok lain juga mengalami kenaikan meski tidak setinggi cabai. Bawang merah kini di kisaran Rp45 ribu–Rp47 ribu per kilogram. Telur ayam ukuran besar mencapai Rp68 ribu per rak, sedangkan tomat Rp15 ribu per kilogram.

Kenaikan harga mulai dikeluhkan warga. Nur, salah satu ibu rumah tangga, mengaku pengeluaran belanja meningkat menjelang puasa.

“Kalau semua naik begini, belanja jadi lebih mahal. Apalagi mau puasa, kebutuhan pasti bertambah. Telur saja yang biasanya ukuran besar Rp60 ribu sekarang jadi Rp68 ribu. Yang kecil Rp53 ribu, sudah seperti telur ayam kampung kecil sekali,” keluhnya.(*)

Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir

Baca Juga  Sinergi Lingkungan dan Ekonomi, Komisi IV DPR RI Terkesan Pengelolaan Mangrove Bontang

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply